METRO PESISIR

Antisipasi Kekeringan, Yota Balad Lobi Pusat Bangun 500 Hektare Sawah Baru di Pariaman

×

Antisipasi Kekeringan, Yota Balad Lobi Pusat Bangun 500 Hektare Sawah Baru di Pariaman

Sebarkan artikel ini
RAPAT KOORDINASI—Wali Kota Pariaman Yota Balad saat bersama Menteri Pertanian saat acara rakornas mitigasi kekeringan lahan pertanian yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

 

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman, Yota Balad menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia, kemarin. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan sektor pertanian nasional dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan potensi kekeringan.

Dalam kesempatan ter­­sebut, Wako Yota Balad menyampaikan usulan pro­gram prioritas pembangunan sektor pertanian di Kota Pariaman dengan total anggaran mencapai Rp. 23,9 miliar khususnya melalui penguatan sarana pra­sarana air dan irigasi. Usulan tersebut meliputi bantuan benih, irigasi, alsintan, dan hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Didampingi Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Pertanian, Marlina Sepa, dan Kepala Bagian Umum Setdako Pariaman, Willy Firmadian, Yota Balad juga meminta kepada Pak Menteri untuk dapat memfaslilitasi cetak sawah baru sebesar 500 hektare serta pompanisasi untuk saluran irigrasi yang debit airnya masih kecil di sawah-sa­wah petani di Kota Pariaman, serta hilirisasi komoditas unggulan daerah Kota Pariaman ke kancah nasional dan internasional.

Baca Juga  Ketua PBVSI Buka Turnamen IPPKJS Cup ke 2

Pemerintah Kota Pariaman menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam memajukan sektor pertanian daerah. Langkah jemput bola ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air dan perluasan lahan produktif guna mengantisipasi dampak kekeringan di masa mendatang.

Yota Balad menegaskan, Kementerian Pertanian mem­berikan dukungan pe­nuh terhadap daerah yang proaktif menjaga ketahanan pangan. “Kementerian Pertanian sangat mengakomodir kepen­tingan daerah, khususnya daerah pangan. Bapak Men­­teri men-support seratus persen, bahkan kita di­minta memaksimalkan ang­garan yang tersedia dengan mengajukan usulan tambahan jika diperlukan,” ujarnya.

Baca Juga  Remaja adalah Generasi Muda Harapan Bangsa

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk menjaga grafik pertumbuhan pertanian nasional yang saat ini menunjukkan performa luar biasa. Melalui Rakornas ini diharapkan lahir kebijakan dan langkah konkret yang mampu menjawab tantangan sektor pertanian ke depan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dan wilayah. (efa)