BERITA UTAMA

Genap 1 Tahun 3 Bulan, Program MBG Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja dan Jangkau 62,35 Juta Penerima Manfaat

×

Genap 1 Tahun 3 Bulan, Program MBG Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja dan Jangkau 62,35 Juta Penerima Manfaat

Sebarkan artikel ini
KONFERENSI PERS— Konferensi pers satu tahun program MBG di Jakarta, Kamis (16/4).

JAKARTA, METROProgram Makan Bergizi (MBG) terus menunjukkan capaian signifikan sejak pertama kali dijalankan pada 6 Januari 2025.

Memasuki usia 1 tahun 3 bulan, program ini tidak hanya memperluas jang­kauan penerima manfaat, tetapi juga membuka lapangan kerja dalam skala besar di berbagai dae­rah.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, me­nyampaikan bahwa per­kembangan program MBG berlangsung pesat dan melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.

“Alhamdulillah tanpa terasa sekarang MBG sudah 1 tahun 3 bulan,” ujar Sony di Jakarta, Kamis (16/4).

Ia menjelaskan, hingga saat ini telah terbangun le­bih dari 26 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Bahkan, berdasarkan data terbaru, jumlah SPPG yang terverifikasi telah mencapai 27.066 unit di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Liga Italia 2021/2022, Panas!, Berburu Scudetto

Keberadaan SPPG ini menjadi tulang punggung pelaksanaan program se­kaligus wujud nyata pemberdayaan masyarakat. Dari operasional SPPG ter­sebut, tercatat sebanyak 1,18 juta relawan terlibat aktif.

“Kalau berbicara tentang pemberdayaan ma­sya­rakat, wujudnya terlihat dari 26.663 SPPG yang semuanya melibatkan ma­syarakat. Inilah cerdasnya pemerintah,” kata Sony.

Dari sisi penerima manfaat, program MBG telah menjangkau 62,35 juta jiwa. Jumlah tersebut terdiri dari 49,64 juta peserta didik dan 12,7 juta ma­syarakat non-peserta di­dik.

Tak hanya itu, dampak ekonomi program ini juga meluas melalui keterlibatan pelaku usaha sebagai pemasok kebutuhan bahan pangan.

Baca Juga  OJK Cabut Izin Usaha Asuransi Kresna Life

Hingga kini, terdapat 116.465 supplier yang berpartisipasi, terdiri dari 11.430 koperasi, 1.180 Ba­dan Usaha Milik Desa (BUMDes), 48.000 pelaku UMKM, serta sekitar 54.000 supplier lainnya.

Menurut Sony, keterlibatan para supplier ini menunjukkan adanya efek berganda (multiplier effect) dari program MBG terhadap perekonomian masyarakat.

“Ini adalah bagaimana program MBG memberikan multiplier effect, salah satunya melalui pemberdayaan masyarakat,” ujar­nya. (jpg)