METRO PESISIR

Wabup Padang Pariaman Serahkan Proposal untuk Kemajuan Sektor Kelautan

×

Wabup Padang Pariaman Serahkan Proposal untuk Kemajuan Sektor Kelautan

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN—,Wakil Bupati Padangpariaman Rahmat saat menyerahkan tmn serahkan proposal pada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Gedung Mina Bahari II, Jakarta Pusat.

PDG.PARIAMAN, METRO–Setelah sukses membawa program Kampung nelayan ke Nagari Katapaiang, kemarin, pemerintah kabupaten Padangpa­riaman melalui Wakil Bupati Rahmat Hidayat kem­bali menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong kemajuan sektor kelautan dan perikanan dae­rah. Melalui langkah proaktif jemput bola,Wakil Bupati Padangpariaman  Rahmat melakukan konsultasi dan koordinasi langsung de­ngan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Gedung Mina Bahari II, Jakarta Pusat. Dalam pertemuan tersebut, Wabup Rahmat didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Padangpariaman dan disambut langsung oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP RI, Komjen Pol. (Purn) Drs. Lo­tharia Latif, S.H., M.Hum.

Audiensi berlangsung hangat dan produktif de­ngan pembahasan strategis terkait penguatan sektor perikanan tangkap, khu­­susnya usulan pe­ngem­bangan Program Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2026 di Kabupaten Padangpariaman.  Dalam kesempatan itu, Rahmat Hidayat menyampaikan kesiapan daerah sekaligus mengusulkan empat lokasi prioritas, ya­itu: Nagari Seulayat, Kecamatan Ulakan Tapakis, Nagari Tapakih, Kecamatan Ulakan Tapakis, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau.

Rahmat menegaskan bahwa Kabupaten Padangpariaman memiliki potensi besar untuk pengembangan kampung nelayan, di­dukung oleh berbagai indikator yang telah memenuhi persyaratan, mulai dari ketersediaan lahan, keberadaan koperasi desa, jumlah nelayan dan pembudidaya, kelompok usaha bersama (KUB), kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan), hingga produksi perikanan serta dukungan sarana prasarana dan akses pasar. “Padangpariaman sangat siap untuk menjadi bagian dari penguatan Kampung Nelayan Merah Putih. Kita punya potensi, data dukung, dan sema­ngat masyarakat pesisir yang tinggi. Tinggal ba­gaimana kita dorong dengan dukungan pusat,” ujar Rahmat.

Baca Juga  Libatkan 945 Orang, Pemkab Gelar Goro Akbar II, Puluhan Tahun Warga Kasai Permai Dihantui Banjir

Selain itu, Wabup juga mengajukan proposal bantuan armada penangkapan ikan berupa kapal purse seine untuk meningkatkan produksi perikanan tang­kap dan kesejahteraan nelayan. Adapun rincian usulan tersebut meliputi: 2 paket Kapal Purse Seine 30 GT beserta alat tangkap, 1 paket Kapal Purse Seine 50 GT beserta alat tangkap.

Rahmat menjelaskan, kebutuhan armada dan alat tangkap modern menjadi sangat penting mengingat keterbatasan kapasitas fiskal daerah yang belum mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan ter­sebut. “Dengan dukungan kapal dan alat tangkap yang memadai, produkti­vitas nelayan akan me­ningkat signifikan. Ini berdampak langsung pada ekonomi masyarakat pesisir,” tambahnya.

Baca Juga  Kunjungi Lokasi TMMD, Bupati Akui masih Banyak Jalan Belum Tersentuh APBD

Sementara itu, Dirjen Perikanan Tangkap KKP RI, Lotharia Latif, memberikan respon positif terhadap usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman. Ia mengapresiasi langkah aktif dan keseriusan daerah dalam mempersiapkan da­ta dukung program. “Kami melihat kesiapan Kabupaten Padangpariaman cukup baik, baik dari sisi potensi maupun kelembagaan ma­syarakatnya. Ini menjadi modal penting untuk pe­ngembangan Kampung Nelayan Merah Putih ke depan,” ungkap Lotharia.

Ia juga menyampaikan bahwa pihak KKP akan me­nindaklanjuti usulan tersebut melalui proses evaluasi dan verifikasi sesuai mekanisme yang berlaku. “Kami tentu akan mempelajari proposal yang diajukan. Prinsipnya, KKP sangat mendukung daerah-daerah yang serius dan siap dalam mengembangkan sektor perikanan tang­kap secara berkelanjutan,” tambahnya. Menutup pertemuan tersebut, Wabup Rahmat Hidayat menyampaikan optimisme tinggi bahwa usulan yang diajukan akan mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat. “Kita sangat optimis, respon Pak Dirjen sangat positif. InsyaAllah dengan komunikasi yang intens dan kesiapan kita di daerah, usulan ini bisa terealisasi melalui dukungan APBN KKP tahun 2026,” ujar Rahmat.  (efa)