AGAM, METRO–Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera merampungkan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) guna mempercepat penyerapan dana Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026.
Desakan tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi percepatan pelaksanaan program pembangunan triwulan I 2026 yang digelar di aula Kantor Bupati Agam, Kamis (9/4).
Dalam arahannya, M. Iqbal mengungkapkan bahwa dana TKD yang sebelumnya sempat direncanakan mengalami pemotongan oleh pemerintah pusat, kini telah dikembalikan dan difokuskan untuk mendukung pemulihan pascabencana di Kabupaten Agam.
“Ini sangat membantu bagi kita di Agam untuk percepatan pemulihan pascabencana di tengah kondisi keuangan daerah yang terbatas,” ujarnya.
Ia menegaskan, dana tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal sesuai ketentuan pemerintah pusat, terutama untuk sektor prioritas seperti perbaikan infrastruktur jalan, irigasi, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta normalisasi sungai.
Menurutnya, hal ini juga sejalan dengan arahan Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri yang sebelumnya disampaikan dalam pertemuan bersama Bupati Agam, Benni Warlis, di Kecamatan Tanjung Raya.
Dari total alokasi dana TKD sebesar Rp165 miliar yang dikembalikan, sebanyak Rp117 miliar di antaranya telah berhasil dicairkan. Untuk itu, ia menekankan agar OPD terkait tidak menunda penyusunan dokumen anggaran.
“Sekarang sudah April, waktu terus berjalan. Kita minta OPD yang membidangi agar lebih cepat menyusun anggarannya,” tegasnya.
Meski demikian, M. Iqbal mengingatkan agar percepatan tersebut tetap dilakukan dengan cermat dan teliti, sehingga tidak menimbulkan kesalahan yang berpotensi menghambat pelaksanaan program.
“Jangan sampai nanti pelaksanaan program tergesa-gesa, dikhawatirkan akhir tahun realisasinya tidak selesai dan kita menjadi bahan evaluasi oleh BPK maupun pemerintah pusat,” tambahnya.
Dalam rapat itu juga dipaparkan capaian realisasi pembangunan fisik triwulan I 2026 yang telah mencapai 20,79 persen, dengan realisasi keuangan sebesar Rp263,21 miliar atau 18,76 persen. Angka ini melampaui target triwulan I yang ditetapkan sebesar 12 persen, menunjukkan kinerja awal tahun yang cukup positif bagi Pemerintah Kabupaten Agam. (pry)






