AGAM/BUKITTINGGI

TP-PKK Agam Salurkan 34 Paket Bantuan untuk Warga Huntara Malalak

×

TP-PKK Agam Salurkan 34 Paket Bantuan untuk Warga Huntara Malalak

Sebarkan artikel ini
SALURKAN BANTUAN— TP-PKK Kabupaten Agam menyalurkan bantuan kepada warga yang masih tinggal di huntara di Kecamatan Malalak, Senin (6/4). Total sebanyak 34 paket bantuan diserahkan kepada masyarakat terdampak.

AGAM, METRO–Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Merry Benni Warlis, menyalurkan bantuan kepada warga yang masih tinggal di hunian sementara (huntara) di Kecamatan Malalak, Senin (6/4). Total sebanyak 34 paket bantuan diserahkan kepada masyarakat terdampak.

Penyaluran bantuan dilakukan di dua lokasi berbeda. Sebanyak 14 paket diserahkan langsung kepada warga penghuni Huntara Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur. Bantuan tersebut terdiri dari kebutuhan pokok seperti sembako, kasur, bantal, serta perlengkapan lainnya yang dibutuhkan warga.

Baca Juga  Robotik MIN Bukittinggi Juara Tingkat Nasional

Selanjutnya, sebanyak 20 paket sembako disalurkan untuk warga huntara di Nagari Malalak Selatan. Bantuan ini diserahkan melalui kantor wali nagari setempat untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Wali Nagari Malalak Selatan, Amir Koto, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada warganya. Ia mengungkapkan bantuan tersebut sangat membantu, terutama di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang cenderung meningkat.

“Kami mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas kepedulian Ketua TP-PKK Kabupaten Agam kepada warga Kecamatan Malalak, khususnya di Nagari Malalak Selatan,” ujarnya.

Baca Juga  Erdison Nimli Serap Aspirasi Warga Bukik Cangang Kayu Ramang

Sementara itu, Merry Benni Warlis turut menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang melanda masyarakat Kecamatan Malalak, khususnya di Nagari Malalak Timur dan Nagari Malalak Selatan. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga yang hingga kini masih menempati hunian sementara.

“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban bapak dan ibu yang saat ini berada di huntara,” ungkapnya. (pry)