AGAM/BUKITTINGGI

58 PNS Bukittinggi Terima SK, Wako Tegaskan Larangan Politik Praktis

×

58 PNS Bukittinggi Terima SK, Wako Tegaskan Larangan Politik Praktis

Sebarkan artikel ini
PENGAMBILAN SUMPAH PNS— Wako Ramlan Nurmatias secara resmi serahkan SK pengangkatan PNS sekaligus mengambil sumpah/janji di lingkungan Pemko Bukittinggi, Selasa (7/4).

BUKITTINGGI, METRO–Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus mengambil sumpah/janji jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi. Kegiatan tersebut berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (7/4).

Sebanyak 58 PNS menerima SK dalam kesempatan itu. Rinciannya, 47 orang merupakan CPNS formasi tahun 2024, tiga orang lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), dan delapan orang lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Dalam arahannya, Ramlan menegaskan bahwa pengambilan sumpah/janji bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen moral dan tanggung jawab terhadap bangsa dan masyarakat. Ia mengingatkan agar para ASN bekerja dengan penuh keikhlasan, menjunjung tinggi kejujuran, integritas, serta disiplin dalam menjalankan tugas.

Baca Juga  Pemkab Agam Siagakan Tim Pengamanan dan TRC Saat Lebaran

“Momentum ini menjadi awal untuk memperkuat dedikasi dan semangat pengabdian. Tunjukkan ASN yang profesional dan berdaya saing. Pimpinan SKPD diharapkan membina dengan baik serta membuka ruang pengembangan kompetensi, yang harus diiringi dengan kinerja, disiplin dan integritas yang tinggi,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya profesionalisme dan akuntabilitas, serta kemampuan beradaptasi di tengah tantangan birokrasi yang semakin kompleks. Para ASN diminta terus meningkatkan kompetensi agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Secara tegas, Wali Kota juga mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Pemko Bukittinggi untuk tidak terlibat dalam politik praktis.

Baca Juga  Posyantek Nagari Koto Rantang 5 Besar Berprestasi Tingkat Nasional

“Jangan ikut dan terlibat politik praktis. Tunjukkan saja kinerja terbaik. Kalau orangnya baik, kinerja baik, pasti dibutuhkan oleh pimpinan, siapapun pemimpinnya. Untuk itu, buatlah yang terbaik untuk bangsa, negara, daerah masyarakat Bukittinggi ini,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Ramlan juga menyerahkan SK pensiun tahun 2026 kepada Melfi Abra, seorang birokrat senior yang telah mengabdi selama 42 tahun. Sepanjang kariernya, Melfi Abra pernah dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, seperti Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pariwisata, hingga jabatan eselon II lainnya. Jabatan terakhir yang diembannya adalah Staf Ahli Wali Kota bidang administrasi dan keuangan. (pry)