AGAM/BUKITTINGGI

Pemko Bukittinggi Salurkan Bansos untuk 394 Warga, Total Capai Rp281 Juta

×

Pemko Bukittinggi Salurkan Bansos untuk 394 Warga, Total Capai Rp281 Juta

Sebarkan artikel ini
SIMBOLIS— Wawako Ibnu Asis secara simbolis menyerahkan bansos sembako dan PKH triwulan I tahun 2026, di Aula Balaikota, Rabu (1/4).

BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial (bansos) sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) triwulan I tahun 2026. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, di Aula Balaikota, Rabu (1/4).

Dalam kesempatan itu, Ibnu Asis menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut, negara hadir untuk memastikan tidak ada warga yang hidup dalam kondisi miskin dan terlantar.

“Semua hak masyarakat di Kota Bukittinggi dilindungi dan setara. Program penyaluran bansos ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Bantuan sembako ini diberikan dalam bentuk uang tunai. Untuk itu, manfaatkanlah bantuan ini sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan, bukan keinginan,” ujar Ibnu.

Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Bukittinggi, Ny. Yesi Endriani Ramlan, menambahkan bahwa penyaluran bansos ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meringankan beban ekonomi masyarakat, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan di bidang sosial, pendidikan, dan kesehatan.

Baca Juga  1.047 Pasien Covid-19 masih Jalani Perawatan di Kabupaten Agam

“Bantuan ini bervariasi sesuai dengan komponen yang dimiliki masing-masing keluarga. Jangan dibandingkan, karena kebutuhan setiap keluarga berbeda dan telah melalui proses verifikasi oleh PSM serta relawan sosial lainnya. Bantuan ini juga memiliki batas waktu, tidak seumur hidup. Mari bersemangat untuk keluar dari DTSEN dan menjadi masyarakat yang mandiri,” ungkap Yesi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Bukittinggi, Roza Wahyuni, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan kali ini menyasar 394 warga yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan sosial, meskipun telah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca Juga  Kondisi Perpolitikan di Tengah Masyarakat masih Kondusif

“Seluruh penerima hari ini merupakan penerima baru. Penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia, karena sebagian penerima belum memiliki rekening atau mengalami kendala dalam pembuatan rekening pada tahun sebelumnya,” jelas Roza.

Ia merinci, bantuan sembako diberikan sebesar Rp200 ribu per bulan atau Rp600 ribu untuk tiga bulan. Selain itu, bantuan PKH juga disalurkan dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp235 ribu hingga Rp750 ribu per triwulan, tergantung komponen penerima.

Dari total 394 penerima manfaat, sebanyak 192 keluarga berasal dari Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, 141 keluarga dari Kecamatan Guguak Panjang, dan 61 keluarga dari Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh. Total anggaran yang disalurkan dalam program bansos sembako dan PKH kali ini mencapai Rp281.550.000. (pry)