AGAM, METRO— Dinas Pariwisata Kabupaten Agam mencatat lonjakan kunjungan wisatawan selama tiga hari pertama Idul Fitri 1447 Hijriah. Pada periode 1–3 Syawal, jumlah wisatawan yang datang mencapai 104.245 orang.
Kunjungan tersebut didominasi wisata keluarga yang memadati sejumlah destinasi favorit. Objek wisata waterpark, pantai, dan wisata alam menjadi pilihan utama masyarakat untuk menghabiskan masa libur Lebaran.
Beberapa lokasi yang ramai dikunjungi antara lain Waterpark Tambunai dan Tabek Mandi Sikabu, selain kawasan pantai serta destinasi alam lainnya di Agam.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Agam, Khasman Zaini, mengungkapkan meningkatnya angka kunjungan turut dipengaruhi sejumlah event yang digelar di berbagai nagari saat Idul Fitri.
Ia menyebut, kegiatan di Matua Hilia, pertunjukan seni di Duo Koto, agenda budaya di Rakik Maninjau, hingga kegiatan masyarakat di Tanjung Sani memberi dampak signifikan terhadap pergerakan wisatawan.
Menurutnya, banyak perantau yang pulang kampung memanfaatkan momen tersebut untuk menghadiri kegiatan sekaligus berwisata. Tidak sedikit pula wisatawan dari luar daerah yang datang khusus untuk menyaksikan rangkaian acara tersebut.
“Adanya event di beberapa nagari saat Idul Fitri memberi pengaruh signifikan pada jumlah kunjungan wisatawan. Banyak perantau pulang kampung dan wisatawan luar daerah yang datang khusus untuk menyaksikan event,” ungkapnya.
Selain faktor kegiatan budaya, peningkatan kunjungan juga dipicu kepulangan perantau yang ingin melihat kampung halaman pascabencana. Mereka memanfaatkan waktu berkumpul bersama keluarga dengan berwisata ke sejumlah destinasi yang tersedia.
Khasman menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memulihkan citra dan marwah destinasi wisata di Agam. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci kebangkitan sektor pariwisata daerah.
Ia menambahkan, pascabencana yang melanda Agam, pihaknya terus berupaya mendorong pemulihan sektor pariwisata secara menyeluruh. Langkah pembenahan dilakukan mulai dari hal-hal kecil, peningkatan fasilitas, promosi, hingga memperluas kerja sama dengan berbagai pihak.
“Pasca bencana, kami akan memaksimalkan upaya membangkitkan kembali dunia pariwisata Agam. Mulai dari pembenahan, promosi, hingga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak agar pariwisata Agam bangkit kembali,” jelasnya.
Khasman berharap sektor pariwisata Agam dapat segera pulih seperti sediakala. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan demi mengembalikan kejayaan destinasi wisata yang selama ini menjadi andalan daerah.
“Mudah-mudahan kita bisa bangkit pascabencana ini. Kami mohon dukungan berbagai pihak agar wisata Agam kembali menjadi favorit dan perekonomian masyarakat di sekitar destinasi wisata ikut bangkit,” tambahnya. (pry)






