BIG MATCH Premier League 2025/26 akan tersaji akhir pekan ini saat Liverpool menjamu Arsenal di Anfield, Minggu (31/8) malam WIB. Laga ini disebut sebagai ujian awal dalam perebutan gelar juara bagi kedua tim yang sama-sama tampil impresif di awal musim.
Arsenal datang ke Anfield dengan rasa percaya diri tinggi setelah menjalani bursa transfer musim panas yang sibuk dan produktif. Manajer Mikel Arteta memperkuat hampir semua lini, termasuk mendatangkan Eberechi Eze dari Crystal Palace dengan biaya 69,3 juta euro. Laga kontra Liverpool bisa menjadi debut bagi gelandang 27 tahun itu.
Namun, tantangan berat menanti. Anfield bukanlah tempat yang ramah bagi The Gunners. Dalam beberapa musim terakhir, kemenangan Arsenal di kandang Liverpool sangat langka. Duel ini bisa menjadi momentum untuk mematahkan kutukan tersebut sekaligus menjaga posisi mereka di jalur juara.
Liverpool juga berada dalam tren positif. Setelah mengalahkan Bournemouth 4-2 dan membungkam Newcastle 3-2 secara dramatis, pasukan Arne Slot kini bertengger di peringkat ketiga klasemen dengan tujuh gol dari dua laga—menjadikan mereka tim paling produktif sejauh ini.
Arsenal di sisi lain tampil solid. Mereka memuncaki klasemen berkat kemenangan atas Manchester United dan Leeds United. Lebih istimewa lagi, mereka menjadi salah satu tim yang belum kebobolan gol, sejajar dengan Tottenham.
Pertarungan di Anfield juga akan mempertemukan dua ujung tombak baru yang sedang panas. Viktor Gyokeres sudah mencetak dua gol untuk Arsenal, sementara Hugo Ekitike lebih garang dengan tiga gol dari dua laga bersama Liverpool.
Tak hanya itu, duel ini juga berpotensi menghadirkan pertarungan dua wonderkid Inggris, Rio Ngumoha (Liverpool) dan Max Dowman (Arsenal). Ngumoha bahkan mencuri perhatian pekan lalu lewat gol penentu kemenangan melawan Newcastle.
Kondisi skuad kedua tim sedikit berbeda. Liverpool relatif aman dari badai cedera, hanya kehilangan Jeremie Frimpong. Sebaliknya, Arsenal dihantam masalah kebugaran. Buyako Saka, Martin Odegaard, dan Christian Norgaard diragukan tampil, sementara Kai Havertz dan Gabriel Jesus dipastikan absen.
Absennya pilar Arsenal bisa memberi keuntungan bagi lini serang Liverpool. Namun, rapatnya pertahanan The Gunners tetap menjadi ujian berat bagi pasukan The Reds. Mereka berpeluang menjadi tim pertama yang mampu merobek gawang Arsenal musim ini.
Meski demikian, kelemahan Liverpool di lini belakang masih jadi sorotan. Mereka sudah kebobolan empat gol dari dua laga awal, yang bisa dimanfaatkan Arsenal lewat serangan balik cepat maupun skema bola mati.
Arne Slot dituntut cermat dalam meracik taktik. Salah strategi sedikit saja bisa dimanfaatkan Arteta yang dikenal jeli dalam mengubah tempo pertandingan.
Dengan kualitas skuad kedua tim, laga ini diyakini akan berlangsung ketat. Arsenal bisa menjadi lawan menyebalkan dengan permainan efektifnya, sementara Liverpool memiliki keuntungan bermain di kandang dengan dukungan penuh suporter.
Secara prediksi, hasil imbang cukup realistis melihat kekuatan seimbang keduanya. Namun, Liverpool dengan dukungan Anfield diyakini punya kans sedikit lebih besar untuk meraih kemenangan tipis. (*/rom)






