AGAM/BUKITTINGGI

Sosialisasi ASUH, Maksimalkan Pelaksanaan Pemotongan Hewan Kurban

×

Sosialisasi ASUH, Maksimalkan Pelaksanaan Pemotongan Hewan Kurban

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI— Pemotongan hewan kurban.

BUKITTINGGI, METRO–Untuk memaksimalkan pe­laksanaan pemotongan he­wan kurban, Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar sosialisasi Penatalaksanaan Pemotongan Hewan Kurban yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

“Hari Raya Idul Adha Ta­hun 2024 semakin dekat, yang tidak terlepas dari pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Tata pelaksanaan hewan kurban perlu disosialisasikan kepada seluruh masjid dan musala yang ada,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Bukittinggi, Hendry, Sabtu.(1/6)

DPP Bukittinggi bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat melaksanakan sosialisasi peningkatan pemahaman petugas dan ma­syarakat terkait pelaksanaan hewan kurban.

Baca Juga  Promosikan Wisata Sumbar, ASPPI Gelar Minangkabau Travel Mart di Bukittinggi

“Program ini diikuti perwakilan panitia kurban di 40 mesjid di Kota Bukittinggi, perwakilan RPH-R, perwakilan Puskeswan Bukittinggi,” kata Hendry.

Ia menyebut lebih dari 1.000 ekor hewan kurban di mesjid dan mushala di Kota Bukittinggi akan dipotong nan­tinya.

“Semua hewan itu diperiksa antemortem dan postmortem oleh Tim Dinas Pertanian dan Pangan, selanjutnya akan dikeluarkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang menyatakan hewan layak untuk dikurbankan,” katanya.

DPP juga nantinya menyiapkan tim rescue penanggulangan masalah pelaksanaan kurban.

Baca Juga  Jadi Narasumber Kapasitas Bundo Kanduang, Yenni: Banyak Perempuan Minang Melupakan Sumbang 12

Ketua MUI Bukittinggi Aidil Alfin selaku narasumber menjelaskan tentang penyembelihan hewan kurban menurut syariah sesuai dengan Al Quran dan Hadist.

“Keterbukaan panitia kurban sebagai sohibul qurban atau wali dengan peserta kurban wajib diperhatikan,” kata Aidil.

“Jika kelebihan uang dari pembelian hewan kurban ha­rus disampaikan ke pesert dan harus disepakati kegunaan uang tersebut,” pungkasnya. (pry)