PADANG, METRO–Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (LEMKAPI) Dr Edi Hasibuan memberikan penghargaan kepada Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono pada Rabu (17/1). Penghargaan yang diberikan ini, dalam bentuk Piagam Presisi Award atas kinerja yang dilakukan oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono.
Pada kesempatan itu, Edi Hasibuan menuturkan, penghargaan diberikan atas dasar riset yang dilakukan oleh pihaknya terhadap bagaimana kinerja Polda Sumatera Barat.
“Kami tahu ada peningkatan besar dalam kinerja. Yang hampir setahun ini saya kira ruangan Kapolda menjadi ruangan rumah masyarakat, banyak menyelesaikan menyampaikan aspirasi ke sini, bertemu langsung dengan bapak Kapolda,” katanya.
Dirinya menilai, bahwa Kapolda Sumbar juga sangat terbuka dan juga transparan. Kemudian, melihat bagaimana penanganan kasus TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang).
Selanjutnya ucap Edi Hasibuan, apresiasi yang diberikan terkait penanganan narkoba di Sumbar yang terlihat ada peningkatan besar.
“Kalau kita lihat di dalam keterangan pers akhir tahun, Kapolda ada peningkatan beberapa persennya, bahkan lebih daripada 1.000 kasus ini ditangani di Polda Sumatera Barat. Tentu itu semua adalah bentuk Kapolda Sumbar dalam memberikan perlindungan, dalam memberikan pertolongan, pengayoman kepada masyarakat (Sumbar),” terangnya.
Dirinya berharap, apresiasi yang telah diberikan jangan puas hanya sampai sini, tetapi teruslah meningkatkan pelayanan. “Teruslah meningkatkan. Perlindungan kepada masyarakat agar polri semakin terus mendapatkan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
“Saya kira itu adalah merupakan bentuk ke transparansi keterbukaan polri. Dalam memberikan pelayanan masyarakat, ini kami harapkan terus ditingkatkan bapak Kapolda,” pungkasnya menambahkan.
Sementara, Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, menyebut, penghargaan yang diterima dari LEMKAPI merupakan momentum yang sangat penting bagi Polda Sumbar.
“Saya atas nama 11.000 anggota di Polda dan jajaran Polres Polresta yang pastinya pada hari ini kita wujudkan suatu hasil dari proses. Proses tidak pernah mengkhianati hasil. Demikian juga hasil tidak pernah mengkhianati proses,” katanya.
Ia mengatakan, hasil itu diperoleh karena proses dan tidak mudah dalam mencapai hasil ini. “Tetapi ini adalah hasil kinerja dari seluruh anggota kami, bukan dari Kapolda, tapi dari seluruh personil di Polda ini, didukung oleh seluruh komponen masyarakat dan juga Forkopimda,” ujarnya. (rgr)






