THAMRIN, METRO–Pemerintah Kota Padang menggelar Tabligh Akbar dengan menghadirkan Ustaz Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan di Masjid Agung Nurul Iman, Selasa (24/10) malam. Kegiatan keagamaan itu dimulai dengan shalat Isya berjamaah, lalu bersama-sama membaca zikir Ratib Al-haddad, Sirah Nabawiyah dan Salawat yang diiringi tim hadrah.
Tabligh akbar yang diikuti para jemaah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Padang itu dihadiri Wako Hendri Septa bersama Sekdako Andree Algamar, Asisten dan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Juga tampak hadir saat itu sejumlah pimpinan dan pengurus organisasi keagamaan di Kota Padang serta masyarakat Kota Padang.
Wako Hendri Septa menyampaikan apresiasi atas digelarnya tabligh akbar tersebut. Menurutnya kegiatan keagamaan seperti ini penting dilakukan secara rutin bagi ASN di lingkungan Pemko Padang.
“Semoga melalui tabligh akbar ini semakin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT serta menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi sesama ASN dan masyarakat di Kota Padang,” ungkap wako.
“Alhamdulillah, pada tabligh akbar kali ini yang memberikan tausiah adalah ulama kondang Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan. Selain mendengarkan tausiah beliau, kita juga berzikir dan bersalawat bersama yang dipimpin oleh pimpinan Yayasan Al Fachriyah, Tangerang, Banten tersebut,” tambahnya.
Sementara itu dalam tausiahnya, Ustadz Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan menyampaikan beberapa pesan dakwah. Diantaranya ia mengajak seluruh umat muslim di Kota Padang untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjauhi semua larangannya.
Tak hanya itu, Habib Jindan juga mengajak untuk menjaga tali silaturahmi antar sesama umat manusia. “Mari kita bersama menjaga kedamaian. Saling menghormati dan menghargai baik antar umat muslim maupun non muslim. Semoga Kota Padang ini rakyatnya sejahtera, penuh kedamaian, ketenangan dan kenyamanan.”
“Berbuat baiklah kepada seluruh umat manusia. Karena, Rasulullah SAW tidak mengajarkan umat manusia bermusuhan, apalagi sesama muslim. Ingat jangan lupa sering-sering bersalawat dan selalulah beribadah salat lima waktu,” ajak cucu dari Habib Salim bin Ahmad bin Jindan, seorang pejuang dakwah di Betawi pada tahun 1906-1969 yang berjuluk Singa Podium itu. (cr2)






