METRO PADANG

Cek Pembangunan Revitalisasi Pasar Raya Fase VII, Wako: Semoga Tuntas dalam 10 Bulan!

×

Cek Pembangunan Revitalisasi Pasar Raya Fase VII, Wako: Semoga Tuntas dalam 10 Bulan!

Sebarkan artikel ini
TINJAU PEMBANGUNAN FASE— VII Wali Kota Padang, Hendri Septa bersama Kapolresta Kombes Pol Ferry Harahap, Dandim 0312 Padang Kol. Inf. Jadi, bersama sejumlah kepala OPD meninjau pembangunan Pasar Raya Fase 7, Kamis (20/7) siang.

PASAR RAYA, METRO–Wali Kota Padang, Hendri Septa berharap pembangunan Pasar Raya Fase VII bisa selesai dalam rentang waktu 10 bulan ke depan. Hal ter­sebut disampaikan Hendri usai meninjau pembangunan Pasar Raya Fase VII Padang bersama instansi terkait dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Pembangunan Pasar Raya Fa­se VII sudah dimulai, kami sengaja membawa seluruh pihak terkait untuk melihat langkah apa yang harus kami lakukan agar ada per­cepatan pembangunan Pasar Raya Fase VII ini agar mobil truk yang membawa material ke dalam ini tidak meng­ganggu kegiatan masya­rakat, itu tujuan kami me­lihat ke lapangan,” kata­nya, Kamis (20/7) siang.

Hendri berharap tidak ada kendala berarti dalam pembangunan Pasar Raya Padang Fase VII yang menelan anggaran negara sebesar Rp103 miliar tersebut.

“Kegiatan sudah dimulai untuk pengerukan ta­nah membangun base­ment,­ kami berharap kon­trak­­nya yang satu tahun hing­ga Juni 2024, jika tak ada aral melintang bisa 10 bulan dan lebih cepat selesai agar bisa dinikmati,” katanya.

Selain itu, kata Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Padang juga berencana melakukan rekayasa lalu lintas. “Tujuannya agar pembangu­nan Pasar Raya Padang Fase VII tidak terganggu,” katanya.

“Total ada 600 pedagang kaki lima (PKL) yang bisa tertampung di Pasar Raya Fase VII, nanti akan ada plaza besar, semoga bangunan ini menjadi bisa masuk kategori Standar Nasional Indonesia (SNI),” imbuhnya.

Baca Juga  Peringatan Hari Pahlawan 10 Novermber 2021, Danlantamal II Padang Pimpin Tabur Bunga di Dermaga

Namun, dirinya meminta jika cuaca di Kota Pa­dang terlalu ekstrem, pe­nger­jaan pembangunan Pa­sar Raya Fase VII dihentikan sementara.

“Sejauh ini tidak ada kendala, alat berat juga sedang membangun fondasi untuk bangunan ba­wah tanah (basement),” katanya.

Sementara, untuk peletakan batu pertama pembangunan Fase VII ini, wako mengatakan, insyaallah akan mengambil momentum di Hari Jadi Kota Padang, “Momentum itu tidak harus di tanggal 7, bisa jadi sesudah ataupun sebelum,” katanya.

Rekayasa Lalin

Di sisi lain, terkait rekayasa arus lalu lintas selama pembangunan Fase VII, Kepala Dinas Perhu­bungan (Dishub) Kota Pa­dang, Ances Kurniawan menyatakan bahwa akan mengadakan rapat koordinasi.

“Demi kelancaran lalu lintas dan pembangunan, tadi kita mendapat arahan dari Walikota untuk me­rekayasa arus lalu lintas. Langkah yang kita ambil semua jalan yang mengarah ke lokasi proyek akan kita alihkan sementara,” ungkap Ances Kurniawan.

Selain itu, rekayasa lalu lintas ini juga bertujuan untuk keselamatan agar tidak terjadi kecelakaan karena di sana akan banyak material proyek yang bertumpuk. “Kita juga akan memasang rambu-rambu lalu lintas terutama larangan parkir disekitar lokasi pembangunan,” tambahnya.

Terpisah, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden RI, Joko Widodo atas pembangunan Pasar Raya Padang Fase VII.

Hal tersebut disampaikan Andre usai meninjau lokasi pembangunan Pasar Raya Fase VII bersama sejumlah pihak, seperti Anggota DPRD Kota Pa­dang, Komunitas Pedagang Pasar (KPP) dan pedagang setempat, beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Bandel Pakai Fasum, Satpol PP ‘Sikat’ Lapak dan Pangkalan Ojek di Samping Kampus AKBP

“Pertama, kami ingin berterima kasih, pertama kepada Presiden Joko Wi­dodo, karena Presiden su­dah mengalokasikan ang­garan untuk tahun anggaran 2023 dan 2024, kami ucapkan terima kasih karena aspirasi kami dieksekusi oleh Presiden Jokowi,” katanya beberapa waktu lalu.

Realisasi pembangu­nan Pasar Raya Fase VII, kata Andre, menunjukkan bahwa pemerintah pusat tidak menganaktirikan Sum­­bar.

“Jadi kalau kita serius, baik Pemda atau Pemprov ber­sungguh-sungguh mem­­bangun Sumbar, ma­ka pemerintah pusat akan ko­mit membantu, tergantung dari kesungguhan kita, jadi saya ucapkan terima kasih kepada Presiden,” kata Andre.

Selain itu, kata Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimoeljono karena sudah mengusulkan pembangunan Pasar Raya Fase VII kepada Presiden.

“Beliau sudah mengu­sulkan hal ini ke Presiden, memberitahukan Presiden dan Presiden memutuskan untuk memberikan anggaran ini,” katanya.

Ketua DPD Gerindra Sumbar ini juga mengucapkan terima kasih kepada eks Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lut­­­fi, karena sudah pernah da­tang ke Sumbar dan me­lihat kondisi Pasar Ra­ya.

“Beliau memberikan rekomendasi teknis dari Kemendag untuk bisa diolah dan dieksekusi oleh Kementerian PUPR,” tutur Andre. (cr2)