AGAM/BUKITTINGGI

Antisipasi Merebaknya LGBT, Padan Gelar Audiensi dengan Bupati Agam

×

Antisipasi Merebaknya LGBT, Padan Gelar Audiensi dengan Bupati Agam

Sebarkan artikel ini
AUDIENSI— Bupati Agam, Andri Warman gelar audiensi dengan Dewan Pengurus Peduli Anak Kemenakan Nagari (Padan) Sumatera Barat di Mess Pemkab Agam Belakang Balok, Bukittinggi, Sabtu (1/7).

AGAM, METRO–Bupati Agam, Dr. H Andri Warman, MM gelar audiensi dengan Dewan Pengurus Peduli Anak Keme­nakan Nagari  (Padan) Su­matera Barat di Mess Pem­kab Agam Belakang Balok, Bukittinggi, Sabtu, (1/7).

Audiensi dihadiri Prof Dr Elfindri, Ketua Dewan Pembina dan Fitri Ketua Padan Sumbar.

Menurut Fitri Ketua Pa­dan, pihaknya sengaja bersilaturahmi dan berdiskusi dengan bupati Agam terkait Lesbian, Gay, Bisekual dan Transgender (LGBT) yang telah menjadi ma­salah komplek di tengah masyarakat saat ini.

Ditambahkan, upaya antisipasi bersama harus dilakukan bersama oleh semua pihak, terutama untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa, sehingga dibangun Padan yang fokus untuk meredam pertumbuhan LGBT. “Saat ini, kita fokus di daerah Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi,”katanya.

Baca Juga  Bukittinggi Terima Penghargaan APE Utama 2020, Mengawal Keadilan dan Kesetaraan

Fitri menambahkan, metode yang akan digu­nakan adalah sosialisasi dan edukasi kepada beberapa sektor yakni, pendidikan, kesehatan, sosial dan sisi lainnya. “Kami meminta izin dan dukungan dari para kepala daerah sehingga Padan dapat diterima dengan baik di lingkungan masyarakat Agam dan Bu­kittinggi,”ungkapnya.

Sementara Bupati Agam Dr H Andri Warman, MM mengapresiasi kegiatan positif yang di­pro­gram­­kan Padan.

Menurutnya, dengan mengedepankan edukasi diyakini akan membantu anak-anak serta ma­sya­rakat dalam membangun benteng dari kasus LGBT yang kini menjadi masalah serius.

Baca Juga  DPRD Beri Rekomendasi LKPj Bupati Agam 2019

“Jika kita telah memiliki ilmu tentang masalah LGBT atau kelainan seksual, tentu kita dapat membentengi anak dan keluarga, sehingga generasi ma­sa depan terhindar dari pengaruh negatif ter­se­but,”katanya.

Bupati Agam meminta Padan segera menuliskan surat secara resmi. “kita lakukan musyarawah dengan OPD terkait menyamakan pre­sep­si,”­tegas­nya. (pry)