METRO PESISIR

Genius Umar Puji Yusril Ihza Mahendra sebagai Negarawan Sejati

×

Genius Umar Puji Yusril Ihza Mahendra sebagai Negarawan Sejati

Sebarkan artikel ini
PERTEMUAN— Wali Kota Pariaman Genius Umar bersama Yusril Ihza Mahendra usai acara pertemuan kemarin.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman H Genius Umar, kemarin, menghadiri milad Yusril Ihza Mahendra ke 67 tahun 2023. Wali Kota Pariaman, Genius Umar Puji Prof. Yusril, sebagai Negarawan yang memberikan sum­bangsih besar pada bangsa indonesia.

Hal tersebut disampaikan Walikota Pariaman H Genius Umar, kemarin,  usai diundang khusus oleh Yusril saat menghadiri Milad Yusril Ihza Mahendra.

Sejumlah tokoh nasional tampak hadir dalam Milad Ke­tua Umum PBB (Partai Bulan Bintang) ini, seperti Ketua MPR RI, Bamsoet (Bambang Soesatyo), Ketua DPD RI, AA Lanyalla Mahmud Mattalitti, Wakil Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, Staf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono, Menteri Perdagangan Indonesia ke-31 Enggartiasto Lukita, dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto., beberapa Wakil Menteri dan Pengurus Parpol (Partai Politik).

“Selama perjalanan karir­nya, sosok Prof. Yusril telah banyak memberikan sumbangsih bagi bangsa, khususnya dalam perkembangan hukum tata negara, dan menjadi Negarawan yang mementingkan kepentingan nasional diatas segalanya,” ujar Genius.

Baca Juga  Untuk Guru Sekolah Dasar, Bupati Suhatri Bur Serahkan 285 SK PPPK

Mengawali perjalanan karirnya di Istana Negara sebagai penulis pidato Presiden Soeharto dan Presiden BJ Habibie, Genius mengatakan bahwa Prof. Yusril menjadi bagian penting dalam perjalanan politik bangsa indonesia.

“Beliau Pernah menjabat sebagai Menteri Hukum dan Perundang-undangan Indonesia pada pemerintahan Pre­siden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia pada masa pemerintahan Pre­siden Megawati Soekarnoputri, serta menjadi Men­teri Sekretaris Negara (Men­ses­nek) pada masa pemerintahan Pre­siden Susilo Bambang Yudho­yono (SBY),” tu­kasnya.

Genius menambahkan, Yusril merupakan pakar da­lam ahli ketatanegaraan yang sangat dikenal saat bangsa Indonesia mengalami reformasi. Beliau juga berkontribusi atas transisi kepemimpinan dari Soeharto ke Habibie da­pat berlangsung secara da­mai namun tetap konstitusional.

Baca Juga  STQH Nasional Tahun 2025 di Kendari, 2 Kafilah Padangpariaman Perkuat Kontingen Sumbar

“Kami semua mendoakan agar Prof Yusril diberikan kesehatan dan kekuatan, da­pat terus memimpin perjua­ngan kepartaian agar cita-cita PBB sebagai partai Islam bisa menegakkan prinsip-prinsip ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat yang ber­bang­sa dan bernegara, serta dapat menjaga keberagaman dan kebhinekaan yang ada di Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut Genius menuturkan pada masa ini, ter­kadang banyak politisi yang terlalu pragmatis, padahal masih dibutuhkan sosok se­perti Prof. Yusril yang ia nilai sebagai salah satu politisi idealistik, bagi seorang di usia 67 tahunan, banyak yang menjadi akhir dari pengabdian langsung kepada negara, tapi beliau terus melanjutkan pengabdianya sebagai Ketua U­mum Parpol, beberapa orga­nisasi nasional dan internasional, serta terus menjalankan profesinya sebagai pe­ngacara. (efa)