OLAHRAGA

Jeka Saragih Menuju Sejarah di Ajang UFC

×

Jeka Saragih Menuju Sejarah di Ajang UFC

Sebarkan artikel ini
LATIHAN KERAS— Jeka Saragih (kanan) berlatih keras untuk mewujudkan mimpi sebagai petarung pertama Indonesia yang turun di UFC.

JAKARTA, METRO–Petarung Indonesia mixed martial art (MMA) Jeka Saragih begitu berambisi untuk bisa tampil di Ultimate Fighting Championship (UFC).

Jeka sudah siap tempur bertarung di Semifinal Road To UFC.

Petarung yang pernah merebut juara MMA One Pride Kelas 70 Kg tahun 2017 itu bertekad menjadi petarung MMA asal Indonesia pertama yang dikontrak oleh UFC.

Ajang Road to UFC digelar untuk para petarung Asia dan memperebutkan kontrak dari organisasi MMA pimpinan Dana White itu.

Semifinal Road to UFC akan berlangsung di Abu Dhabi, bersamaan dengan gelaran UFC 280 yang di­bintangi duel bentrokan Charles Oliveira vs Islam Makhachev di perebutan gelar kelas ringan.

Baca Juga  Suhatri Bur Serahkan Mendali Emas Sepak Takraw

Dalam semifinal Road to UFC, Jeka akan melawan petarung dari Korea Selatan Ki Won Bin, pada 23 Oktober pukul 18.00 WIB. Semifinal Road To UFC ini termasuk bagian dari UFC 280.

Pertarungan ini begitu penting baginya. Dia optimistis bisa membuat bangga Indonesia dengan men­dapat kontrak dari UFC.

“Saya akan membuktikan kepada masyarakat Indonesia bila fighter Indonesia itu layak di pertan­dingan di UFC,” ujarnya kemarin.

Ya, dia bertekad penampilannya ini sebagai pembuktian agar fighter Indonesia bisa lebih dipandang.

 “Untuk lawan saya be­rikutnya di Abu Dhabi, saya tidak akan mundur. Siapa­pun lawannya saya hadapi dengan mental dan skill saya,” tuturnya.

Guna bisa mengalahkan petarung Korea tersebut, Jeka sudah berlatih keras dengan berlatih di Studio 540 berkat disponsori oleh Mola.

Baca Juga  Barcelona Datangkan Roony Bardghji, Wonderkid Swedia yang Disebut Messi Baru

Dia dikirim ke Amerika Serikat untuk mennimba ilmu di Studio 540 di San Diego selama satu bulan. Disana Jeka dilatih secara intensif oleh Marc Fiore, pelatih MMA beberapa juara UFC.

Marc Fiore sendiri me­nyatakan bahwa dirinya me­latih Jeka secara cerdas. Dimulai dari memperhatikan tubuh agar kondisi fisiknya prima. “Dia terus berlatih keras. Fisiknya secara bertahap semakin terbentuk,” bebernya.

Sejauh iniz Jeka dianggap sudah banyak me­nyerap ilmu yang diberikan dengan baik. “Kami selalu bicara tentang seberapa cepat dia belajar. Dia luar biasa. Kami se­nang, semua berjalan sesuai rencana,” kata Marc. (jpg)