ARSENAL harus merasakan kekalahan perdana di Premier League 2026/2027 setelah takluk 0-3 dari Brighton & Hove Albion di Amex Stadium, Sabtu (19/9/2026) malam WIB. Tiga gol tuan rumah masing-masing dicetak Pascal Gross, Charalampos Kostoulas, dan Chema Andrés.
Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri catatan sempurna Arsenal dalam empat pertandingan awal Liga Inggris musim ini. Meski gagal meraih poin, The Gunners masih berada di posisi kedua klasemen dengan koleksi 12 poin dari lima pertandingan.
Sementara itu, Brighton mendapatkan tambahan tiga poin yang mengantarkan mereka ke peringkat ketiga dengan 10 poin. Tim asuhan Fabian Hurzeler menunjukkan permainan efektif dan mampu memaksimalkan peluang yang didapat sepanjang pertandingan.
Brighton langsung menekan sejak menit-menit awal. Ferdi Kadioglu sempat mengancam pada menit ketiga melalui tembakan jarak jauh, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang.
Tiga menit kemudian, giliran Kostoulas yang memperoleh peluang. Menerima umpan terobosan di sekitar kotak penalti, ia melepaskan tembakan yang masih mampu ditepis David Raya.
Arsenal mencoba memberikan respons. Pada menit ke-18, Bruno Guimaraes melepaskan tembakan first-time dari luar kotak penalti. Namun, bola belum mengarah tepat sasaran dan melebar tipis di sisi kanan gawang Brighton.
Tuan rumah akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-31. Pascal Gross mendapatkan ruang di depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras ke arah gawang Arsenal. Bola sempat membentur tiang sebelum akhirnya bersarang di gawang Raya.
Arsenal berupaya mencari gol penyeimbang, tetapi Brighton mampu mempertahankan organisasi permainan. Justru menjelang babak pertama berakhir, tuan rumah kembali memperlebar keunggulan.
Pada menit ke-45, Kostoulas melakukan aksi individu sebelum melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Bola meluncur ke sudut kiri bawah gawang dan tidak mampu dijangkau Raya. Brighton pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Memasuki babak kedua, Arsenal mencoba meningkatkan tekanan. Namun, peluang kembali lebih dulu didapat Brighton melalui Kostoulas pada menit ke-51, meski tembakannya masih melebar.
Enam menit kemudian, Brighton benar-benar menjauh. Berawal dari sepak pojok yang dilepaskan Gross, Chema Andrés memenangkan duel udara dan mengarahkan sundulan ke dalam gawang Arsenal.
Gol pada menit ke-57 tersebut membuat Brighton unggul 3-0 sekaligus menjadi gol pertama Chema Andrés di Premier League.
Dalam kondisi tertinggal tiga gol, Arsenal berusaha memperkecil jarak. Riccardo Calafiori mendapat peluang melalui sundulan pada menit ke-72, tetapi bola masih melebar dari sasaran.
Kai Havertz juga mencoba mencetak gol balasan enam menit kemudian. Penyerang asal Jerman itu melepaskan tembakan dari sekitar kotak penalti, tetapi upayanya berhasil dihentikan Bart Verbruggen.
Brighton bahkan masih mampu menciptakan peluang untuk mencetak gol keempat. Matt O’Riley berhasil masuk ke area penalti Arsenal, tetapi tembakannya kembali digagalkan Raya.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 3-0 untuk Brighton tidak berubah. Arsenal pun harus pulang tanpa poin, sementara Brighton merayakan kemenangan meyakinkan di hadapan pendukungnya.
Secara statistik, Arsenal memang lebih unggul dalam penguasaan bola dengan sekitar 60 persen. Namun, Brighton tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dengan mencatat lima tembakan tepat sasaran, berbanding dua milik Arsenal.
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Brighton sekaligus memperpanjang start positif mereka di awal musim. Sebaliknya, Arsenal harus menjadikan kekalahan tersebut sebagai catatan setelah sebelumnya belum terkalahkan dalam empat laga Premier League. (*/rom)






