AGAM/BUKITTINGGI

Silaturahmi Ninik Mamak Tilatang Kamang, Dukungan Terhadap Visi Pemerintah Kabupaten

×

Silaturahmi Ninik Mamak Tilatang Kamang, Dukungan Terhadap Visi Pemerintah Kabupaten

Sebarkan artikel ini
SILATURAHMI— Bupati Agam, Andri Warman membuka secara resmi silaturahmi niniak mamak se-Kecamatan Tilatang Kamang, bertempat di Rumah Gadang Putri Reno Sori, Jorong Pandan, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Minggu (25/9).

AGAM, METRO–Bupati Agam, Dr H Andri Warman, MM mem­buka se­cara resmi silaturahmi niniak mamak se Kecamatan Tila­tang Kamang, bertempat di Rumah Gadang Putri Reno Sori, Jorong Pandan, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tila­tang Kamang, Minggu (25/9). Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi Sejarah dan Hak Asal Usul Adat Minangkabau.

Pada ke­sempatan ter­sebut Bu­pati Agam me­nyam­pai­kan ap­re­siasi serta me­ngu­cap­kan terima kasih ke­pada ketua dan pengu­rus LKAAM Tilatang Ka­mang yang telah meng­gagas dan me­lak­sa­nakan mu­sya­warah adat ini.

”Kegiatan ini bukti du­ku­ngan ter­hadap visi misi pemkab dalam pembangunan Sum­ber Daya Manusia (SDM) di bidang adat istia­dat untuk meningkatkan kehidupan ma­sya­rakat yang madani berlan­daskan adat dan budaya,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Agam Buka MTQN IV Kecamatan Sungai Pua

Pihaknya mengajak para ninik mamak untuk saling bersatu padu dan bergotong royong dalam mendidik anak kama­na­kan dengan menanam­kan nilai-nilai adat yang baik dan benar sehingga generasi muda fasih pe­pa­tah petitih adat Mi­nang­­kabau sebagai bekal pemimpin di masa yang akan datang.

”Mari kita bersama-sama kolaborasi dan koor­­dinasi baik Pe­merintah Kabupaten Agam, LKA­AM, KAN, dan seluruh niniak ma­mak,” rukuknya.

Bupati Agam ber­ha­rap kegiatan ini akan men­jadi pionir dalam fon­dasi yang dapat memba­ngun adat minangkabau yang kental baik dari segi budaya dan tata bahasa.

Baca Juga  21 Kasus Pelanggaran Pilkada 2024, Bawaslu Bukittinggi Proses dengan Profesional

”Mudah-mudahan kita bisa bersama-sama menyatukan persepsi tentang bagaimana menjaga kekentalan ada is­tiadat Minangkabau yang sesuai dengan ABS-SBK,” tu­turnya.

Sementara itu, Ketua LK­AAM Kecamatan Tilatang Ka­mang, A Dt Nan Kodoh me­nyebutkan tujuan silaturahmi niniak mamak tersebut adalah untuk memperdalam tentang pemahaman dari nilai-nilai adat yang ada di Mi­nang­kabau.

Dari pertemuan ini pihak­nya mengharapkan akan ada­nya pendokumentasian un­dang-undang adat sebagai pedoman dan pegang yang kuat bagi generasi seterusnya di nagari masing-masing.

”Semoga akan ada tindak lanjut tentang keje­lasan dan keaslian dari hak adat di peme­rintahan,” ujarnya. (pry)