BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar penyambutan resmi bagi 252 jemaah haji asal Kota Bukittinggi yang telah kembali dari Tanah Suci pada musim haji 2026. Prosesi penyambutan berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis (25/6), sebagai bentuk rasa syukur atas kepulangan para tamu Allah dengan selamat.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Bukittinggi, Syukri Naldi, menjelaskan bahwa pada musim haji 2026 Kota Bukittinggi memperoleh kuota sebanyak 255 orang. Namun, dari jumlah tersebut hanya 253 calon jemaah yang dapat diberangkatkan karena dua orang batal berangkat akibat kondisi kesehatan.
Ia merinci, dari total jemaah yang berangkat, sebanyak 104 orang merupakan laki-laki dan 149 lainnya perempuan. Mayoritas jemaah Bukittinggi tergabung dalam Kloter 7, sementara sebagian kecil lainnya bergabung dengan Kloter 14.
“Jemaah haji Kota Bukittinggi tergabung dalam Kloter 7 sebanyak 251 jemaah bersama lima petugas haji dan Kloter 14 sebanyak dua jemaah bersama satu petugas. Seluruh jemaah telah kembali ke tanah air dengan selamat sesuai jadwal yang ditetapkan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bukittinggi, Misra Elfi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bukittinggi beserta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi, Forkopimda, petugas haji, ketua rombongan, ketua regu, serta seluruh stakeholder yang telah berkontribusi dalam pelayanan jemaah haji. Insya Allah, kami akan terus mendedikasikan Kementerian Haji dan Umrah Kota Bukittinggi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga kemabruran haji para jemaah dapat terus terjaga dan seluruh aktivitas kita menjadi amal saleh di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, turut menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah haji dalam keadaan sehat dan selamat. Ia berharap ibadah yang telah dijalankan dapat memberikan perubahan positif dalam kehidupan para jemaah maupun lingkungan sekitarnya.
“Selamat datang kembali para tamu Allah. Semoga pengalaman spiritual selama di Tanah Suci semakin meningkatkan keimanan, kesabaran, keikhlasan serta menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Ibnu Asis juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang telah menjalankan amanah dengan penuh dedikasi. Ia berharap hasil evaluasi penyelenggaraan haji tahun 2026 dapat menjadi bahan perbaikan untuk menghadirkan pelayanan yang semakin optimal pada musim haji berikutnya.
Dalam rangkaian acara penyambutan tersebut, Pemerintah Kota Bukittinggi turut menyerahkan Sertifikat Badal Haji kepada ahli waris almarhumah Yulinis Muin (73), jemaah asal Bukit Apit, Kota Bukittinggi, yang wafat di Madinah pada 2 Mei 2026 saat menjalankan ibadah haji.
Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, sebagai bentuk penghormatan dan perhatian pemerintah kepada keluarga almarhumah. Penyerahan itu juga menjadi simbol bahwa rangkaian ibadah haji almarhumah telah ditunaikan melalui pelaksanaan badal haji sesuai ketentuan yang berlaku. (pry)






