BELANTI, METRO –Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar menggelar aksi sosial keagamaan dengan melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha. Kegiatan yang sarat akan nilai kepedulian sosial ini berlangsung khidmat di halaman Kantor Kwarda Gerakan Pramuka Sumbar pada Kamis (27/5/2026).
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar yang telah melaksanakan kurban di Kota Padang. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan serta menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua. Kami berharap sinergi antara Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar dan Pemerintah Kota Padang terus diperkuat, terutama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan pembinaan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka,” tutur Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang juga bertindak langsung melakukan penyembelihan hewan kurban tersebut.
Dalam kesempatan itu, Maigus Nasir yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Kwarda Gerakan Pramuka Sumbar, hadir didampingi oleh Ketua Harian Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar Yulius, serta Sekretaris Korda Alfiandri.
Hewan kurban yang disembelih pada tahun ini berupa satu ekor sapi jenis Peranakan Ongole (PO) berkualitas tinggi. Sapi tersebut merupakan sumbangan pribadi dari Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar, Audy Joinaldy, yang sebelumnya dikenal luas sebagai Wakil Gubernur Sumbar periode 2021–2025.
Maigus Nasir memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas konsistensi pelaksanaan kurban oleh jajaran Kwarda Sumbar. Menurutnya, kegiatan mulia ini sangat sejalan dengan implementasi nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka, khususnya dalam menumbuhkan kepedulian sosial, rasa kemanusiaan, serta semangat berbagi kepada sesama yang sedang membutuhkan uluran tangan.
Untuk memastikan asas manfaat yang tepat sasaran, seluruh paket daging kurban yang telah disiapkan langsung didistribusikan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan. Prioritas penyaluran diarahkan bagi warga Kota Padang yang terdampak langsung oleh bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu, para pekerja sektor informal seperti pemulung, hingga para pengemudi ojek online yang sehari-hari berjuang di jalanan. (oza)






