METRO PADANG

Wamenkop Kunjungi Koperasi Merah Putih di Balaigadang, Siapkan Tujuh Unit Usaha Unggulan untuk Masyarakat

×

Wamenkop Kunjungi Koperasi Merah Putih di Balaigadang, Siapkan Tujuh Unit Usaha Unggulan untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini
TINJAU OPERASIONAL KOPERASI KMP— Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mendampingi Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) RI Ferry Juliantono, meninjau langsung operasional Koperasi Merah Putih (KMP) di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

PADANG, METRO–Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mendampingi Wakil Menteri Koperasi Re­publik Indonesia (Wamenkop RI), Ferry Juliantono, dalam kunjungan kerja ke Kota Pa­dang, Kamis (29/5).

Dalam agenda kunjungan ini, Wamenkop meninjau lang­sung operasional Koperasi Me­rah Putih (KMP) di Kelurahan Ba­lai Gadang, Kecamatan Koto Ta­ngah, serta menghadiri pe­lun­curan dan dialog per­ce­patan musyawarah pembentukan Koperasi De­sa/Kelurahan Merah Putih se-Sumatera Barat.

Wawako Maigus Nasir menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan koperasi di daerah, khususnya Kota Padang.

“Kami mengapresiasi kunjungan Bapak Wamenkop. Ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah pusat hadir dan peduli terhadap perkembangan koperasi di daerah. Semoga sinergi ini terus berlanjut dan memberi manfaat besar bagi kesejahteraan masya­ra­kat,” ujar Maigus dalam sam­butannya.

Baca Juga  UNP Sediakan Layanan Antar Gratis Peserta UTBK ke Lokasi Ujian

Sementara itu, Wa­men­­kop Ferry Juliantono menekankan bahwa pendirian Koperasi Merah Putih merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025. Program ini digagas langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis koperasi.

“Koperasi Merah Putih hadir sebagai motor penggerak ekonomi rakyat. Pemerintah akan terus memberikan dukungan, baik dari sisi regulasi, pelatihan, hingga akses permo­da­lan,” ujar Ferry.

Menurut Ferry, hingga 28 Mei 2025, tercatat sebanyak 60.806 dari total 83.944 desa/kelurahan di Indonesia telah membentuk Koperasi Desa/Kelurahan Me­rah Putih. Pemerintah menargetkan seluruh koperasi terbentuk sebelum peluncuran pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional.

Baca Juga  Jalan Perlintasan KA Bandara di Kasang Diperlebar, Warga: Terima Kasih Pak Andre Rosiade

Ia menambahkan, setiap koperasi akan memperoleh modal awal sebesar Rp3 miliar melalui pinjaman dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dengan skema pengembalian cicilan selama enam tahun.

“Koperasi Merah Putih akan menjalankan tujuh unit usaha utama, yaitu apotek, klinik, unit simpan pinjam, kantor koperasi, pengadaan sembako, pergudangan atau cold storage, dan logistik. Tidak menutup kemungkinan me­ngem­bangkan usaha lain sesuai potensi dan kebutuhan lokal,” jelas Ferry.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman, Anggota DPD RI Cerint Iralloza Tasya, serta jajaran OPD Pemprov Sumbar dan sta­ke­holder lainnya. (ren)