METRO SUMBAR

Wako Padang Panjang Hendri Arnis, Dorong Kesiapsiagaan Bencana yang Terukur dan Terkoordinasi

×

Wako Padang Panjang Hendri Arnis, Dorong Kesiapsiagaan Bencana yang Terukur dan Terkoordinasi

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN—Wali Kota Hendri Arnis berikan sambutan saat menutup Workshop Grand Design Penyusunan Dokumen Rencana Kontingensi Kota Padang Panjang di Campago Hotel and Resort, Bukittinggi, baru-baru ini.

PADANG PANJANG, METRO–Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana melalui penyusunan Dokumen Rencana Kontingensi sebagai pedoman penanganan kondisi darurat yang cepat, terarah, dan terkoordinasi.  Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Hendri Arnis saat menutup Workshop Grand Design Penyusunan Dokumen Rencana Kontingensi Kota Padang Panjang di Campago Hotel and Resort, Bukittinggi, baru baru ini.

Workshop yang berlangsung selama tiga hari, 20–22 Juli 2026 itu, diselenggarakan BPBD Kesbangpol sebagai langkah awal menyusun dokumen yang akan menjadi acuan bersama bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Selama kegiatan, peserta menyamakan persepsi terkait ruang lingkup, metodologi, skenario ancaman, serta tahapan penyusunan dokumen. Forum tersebut juga menghasilkan kesepakatan mengenai jenis ancaman prioritas yang akan dimasukkan dalam Dokumen Rencana Kontingensi sekaligus memperjelas peran masing-masing instansi dalam penanggulangan bencana.

Baca Juga  Ponpes Darut Thalib Tolak Paham Radikalisme dan Ujaran Kebencian

Dalam sambutannya, Wako Hendri menegaskan, kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan koordinasi lintas sektor dan perencanaan yang matang.

“Dokumen Rencana Kontingensi ini bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan pedoman operasional yang akan digunakan saat kondisi darurat terjadi. Karena itu, penyusunannya harus berbasis data, disusun secara komprehensif, serta melibatkan seluruh pihak yang memiliki peran dalam penanggulangan bencana,” ujarnya.

Menurut Hendri, kebera­da­an dokumen tersebut akan mem­perkuat koordinasi antarlembaga sehingga setiap unsur mengetahui tugas dan tanggung jawabnya ketika terjadi bencana. Ia berharap hasil workshop segera ditindaklanjuti menjadi dokumen yang aplikatif, mudah diimplementasikan, dan mampu meningkatkan efektivitas penanganan bencana di lapangan.

Baca Juga  OPD Diingatkan Pentingnya Data dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

“Saya berharap semangat kolaborasi yang telah terbangun selama workshop ini terus dipertahankan. Dengan perencanaan yang baik dan kesiapsiagaan yang terukur, kita dapat meminimalkan risiko bencana, melindungi masyarakat, serta memperkuat ketangguhan Kota Padang Panjang da­lam menghadapi berbagai ancaman di masa mendatang,” tutupnya.

Workshop menghadirkan Direktur DRR Indonesia sekaligus Konsultan Penanggulangan Bencana, Revanche Jefrizal sebagai narasumber yang memaparkan materi mengenai penyusunan Dokumen Rencana Kontingensi berdasarkan standar dan praktik terbaik dalam manajemen risiko bencana. (rmd)