METRO SUMBAR

Wako Hendri Arnis Serap Aspirasi Pedagang, Siapkan Langkah Strategis Ramaikan Pasar Pusat

×

Wako Hendri Arnis Serap Aspirasi Pedagang, Siapkan Langkah Strategis Ramaikan Pasar Pusat

Sebarkan artikel ini
TAMPUNG— Wako Padang Panjang Hendri Arnis saat menampung aspresiasi pedagang pada pertemuan kemarin.

PDG. PANJANG, METRO–Pemerintah Kota Pa­dang Panjang terus mematangkan langkah pem­be­na­han Pasar Pusat dengan melibatkan langsung para pedagang dalam proses perencanaan. Berbagai aspirasi dan masukan yang disampaikan pedagang diharapkan menjadi dasar pe­nyusunan kebijakan yang tepat sasaran guna menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di pusat perekonomian masya­ra­kat tersebut. Komitmen itu ditunjukkan melalui audiensi dan dialog antara Wali Kota Hendri Arnis bersama para pedagang Pasar Pusat yang berlangsung di Gedung Pasar Lantai III, Jumat (5/6) malam.

Pertemuan tersebut menjadi forum terbuka bagi pedagang untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, mulai dari penataan kawasan pasar, aksesibilitas pengunjung, kondisi sarana dan prasarana, hingga pe­nge­lolaan kios.

Dalam kesempatan itu, Wako Hendri menegaskan, Pemerintah Kota berkomitmen menghadirkan Pasar Pusat yang lebih hidup, nyaman, dan mampu menarik minat masyarakat untuk berbelanja.

Menurutnya, kebera­da­an sekitar 1.300 kios di kawasan Pasar Pusat me­rupakan potensi besar yang perlu dioptimalkan melalui berbagai langkah strategis dan terukur.

“Kami hadir untuk mendengarkan langsung aspirasi para pedagang. Semua masukan yang disampaikan hari ini telah dicatat dan akan dibahas bersama tim teknis. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita akan kembali membahas secara lebih detail dan menampilkan konsep visual mengenai seperti apa hasil akhir yang ingin kita wujudkan untuk Pasar Pusat ini,” ujarnya.

Baca Juga  Korban Kebakaran Terima Bantuan Baznas

Selain mendengarkan aspirasi pedagang, Hendri juga menyoroti kebera­daan kios yang disewakan atau dikontrakkan kepada pihak lain. Ia menegaskan prak­tik tersebut tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan akan menjadi perhatian Pemko.

“Ini tidak dibenarkan. Pedagang yang mengontrakkan toko kepada pihak lain telah melanggar ketentuan yang ada. Persoalan ini akan kita selesaikan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Dalam dialog tersebut, sejumlah pedagang menyampaikan berbagai usulan. Jon Faris, pedagang Blok B, meminta penataan pedagang kaki lima dilakukan secara menyeluruh hingga ke kawasan Blok B dan C serta mengusulkan pembukaan akses masuk yang lebih mudah ke area pasar.

Sementara itu, Fitrialita, pedagang jasa jahit di lantai III Blok C, berharap adanya peningkatan akses menuju lantai atas agar pengunjung lebih mudah menjangkau kios-kios yang berada di lantai tinggi.

Masukan lain datang dari Elya Doza yang me­nyo­roti kondisi bangunan pasar, terutama kebocoran di beberapa titik dan kondisi jembatan penghubung yang dinilai perlu mendapat perhatian demi keselamatan pengunjung.

Sedangkan Yusnidar mengusulkan peninjauan kembali tarif sewa kios eksekutif yang menurut sebagian pedagang masih cukup tinggi. Adapun Rosmeri mengusulkan penggabungan kios yang berdampingan guna memberikan fleksibilitas bagi pedagang dalam mengembangkan usaha.

Baca Juga  Pemko Tingkatkan SDM Pengusaha UMKM

Dukungan terhadap upa­­ya pembenahan Pasar Pusat juga disampaikan unsur DPRD. Wakil Ketua DPRD Mardiansyah berharap berbagai persoalan yang dihadapi pedagang dapat segera ditindaklanjuti sehingga aktivitas perdagangan kembali mening­kat. “Kami berharap berbagai permasalahan yang ada dapat segera diselesaikan. Pasar Pusat merupakan urat nadi perekonomian masyarakat dan kita semua tentu menginginkan pasar ini kembali ramai dan ber­kembang,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua Komisi III DPRD Mahdelmi mengajak para pedagang untuk tetap kompak dalam menyampaikan aspirasi dan mendukung upaya pembenahan yang sedang dilakukan Pemko.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari langkah Pemko dalam merumuskan strategi pengembangan Pasar Pusat yang lebih komprehensif. Diharapkan, berbagai masukan yang disampaikan pedagang dapat melahirkan kebijakan yang mampu meningkatkan kenyamanan berbelanja, memperkuat aktivitas ekonomi, dan mengembalikan Pasar Pusat sebagai pusat perdagangan yang ramai dan produktif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Allex Saputra, Sekretaris Komisi II DPRD Ridwansyah, Penjabat Sekretaris Daerah Wita Desi Susanti, para asisten, kepala OPD terkait, serta perwakilan pedagang Pasar Pusat. (rmd)