METRO SUMBAR

Wabup Richi Aprian Letakkan Batu Pertama, Masyarakat Nagari Bungo Tanjung Bangun Masjid Representatif

×

Wabup Richi Aprian Letakkan Batu Pertama, Masyarakat Nagari Bungo Tanjung Bangun Masjid Representatif

Sebarkan artikel ini
BATU PERTAMA—Wabup Tanahdatar Richi Aprian meletakkan batu pertama pembangunan masjid.

TANAHDATAR, METRO–Berawal dari gagasan warga nagari Bungo Tanjung kecamatan Batipuh yang berada di rantau, melihat kondisi masjid didaerah tersebut tidak bisa menampung jamaahnya, berniat untuk membangun masjid baru.  Hal tersebut disambut baik masyarakat setempat dan berdasarkan kesepakatan bersama warga yang dirantau dan ranah.

“Alhamdulillah dengan niat yang baik dan dukungan dari semua pihak dan donatur pada hari ini dilakukan peletakan batu pertama pem­bangunan masjid yang di beri nama masjid Baitur Makmur,” sampai H. Zulkifli perwakilan perantau dari Bali, Rabu (1/6) saat sambutannya sebelum peletakan batu pertama.

Menanggapi itu, Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian sampaikan ungkapan terimakasih kepada perantau dan masyarakat bungo tanjung yang sudah membantu peme­rintah daerah untuk mewujudkan kabupaten madani khu­susnya di bidang keagamaan dengan membangun masjid untuk beribadah dan kegiatan keagamaan.

Baca Juga  Pelajar Dilarang Bawa Telepon Pintar

“Terimakasih atas kerjasama dan sinergi antara warga yang di rantau dan ranah untuk membangun masjid, jaga selalu hubungan silaturrahmi ini, semoga apa yang di lakukan ini menjadi amal ibadah,” kata Wabup.

Hal senada juga disampaikan Anggota DPRD propinsi Sumbar Bukhari Dt Tuo ucapkan terimakasih atas niat baik warga bungo tanjung dibuktikan dengan antusiasnya donatur untuk membangun masjid yang refresentatif tentunya akan membantu perekonomian masyarakat sekitar, apalagi ini berada di pinggir jalan lintas nasional.

Baca Juga  Posyandu Didorong Ikut Berkontribusi Tangani Covid-19 di Sumatera Barat

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi juga sampaikan apresiasi dan terimakasih kepada masyarakat nagari Bungo Tanjung dan apa yang dilakukan perantau ini menjadi contoh untuk daerah lainnya, walaupun di rantau tetap mengingat kampung halaman.

“Terimakasih kepada perantau yang selalu ingat kampung halaman dengan menanamkan nilai cinta nagari, apa­pun yang dilakukan diawali dengan niat dan kebersamaan Insyaallah akan terlaksana apalagi ini akan berdampak kepada perekonomian masya­rakat sekitar,” sampai gubernur. (ant)