PESSEL, METRO–Jembatan gantung Luhung Pasar Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan ini menjadi akses utama masyarakat setempat untuk kegiatan aktifitas sehari-hari, baik untuk membawa hasil laut, ataupun lainya. Yang mana beberapa bagian sudah bantalan jembatan keropos, dan kondisi fisik jembatan sudah terlihat turun. Membuat jembatan itu tidak lagi datar lagi, kini dalam posisi miring. Dan, nyaris roboh.
Walaupun sudah dipasang papan imbuan dilarang melintasi jembatan tersebut, namun masih ada beberapa warga yang melintas di jembatan tersebut, walaupun hanya dengan berjalan kaki.
Sementara itu kondisi jembatan gantung tersebut tidak bisa dilintasi oleh kendaraan roda dua, kini warga harus berputar melintasi jalan utama ( jalan nasional) yang membutuhkan waktu cukup lama.
Di upload (unggah), di facebook salah seorang warga, Senin (11/5/2026) beberapa orang bocah siswa sekolah dasar sedang berjalan, diatas kondisi jembatan dalam posisi miring. Terlihat dalam foto tersebut empat orang bocah sedang meniti jembatan.
Menindak lanjuti hal itu, Kadis Pekerajaan Umum dan Tata Ruang, melalui Kepala Bidang Bina Marga PUTR Eka Fahresi Siska kepada media mengatakan, jika jembatan gantung berada di Luhuang Pasar Baru Bayang memang kondisi perlu dilakukan renovasi total.
Terkait hal itu, karena kondisi keuangan yang ada pelaksanaan pembangunan jembatan gantung Pasar Baru Bayang belum bisa dilaksanakan, karena anggaran tidak tersedia.
“Jembatan itu harus dibongkar total, diperkirakan anggaranya mencapai Rp. 7,5 Miliar. Hanya pondasi saja bisa digunakan, selebihnya tidak bisa digunakan,” tegas nya. (rio)






