OLAHRAGA

Veda Ega Pratama Masuk 5 Besar Klasemen Moto3 2026, Indonesia Makin Diperhitungkan

×

Veda Ega Pratama Masuk 5 Besar Klasemen Moto3 2026, Indonesia Makin Diperhitungkan

Sebarkan artikel ini
TAMPIL AGRESIF— Veda Ega Pratama tampil agresif saat sesi kualifikasi Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans dan sukses merebut posisi start keenam.

JAKARTA, METRO–Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama sukses menembus lima besar kla­semen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 2026 usai finis keempat pada GP Prancis di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Minggu. Tambahan 13 poin membuat rider Honda Team Asia itu kini mengoleksi 50 poin dan hanya terpaut tiga angka dari posisi tiga besar klasemen.

Pencapaian tersebut menjadi momentum pen­ting bagi Veda Ega Pratama di tengah persaingan ketat Moto3 musim ini.

Pembalap muda asal Indonesia itu juga tercatat sebagai satu-satunya rider Asia Tenggara yang mampu berada di lima besar klasemen sementara setelah lima seri berjalan.

Veda Ega Pratama naik satu posisi setelah tampil impresif pada GP Prancis 2026 di Le Mans. Finis keempat membuat pemba­lap Honda Team Asia itu menggeser Marco Morelli yang kini turun ke posisi keenam dengan 48 poin.

Tambahan 13 poin dari Le Mans membuat total poin Veda kini mencapai 50 angka.

Jaraknya juga makin dekat dengan para pemba­lap papan atas karena ha­nya terpaut dua poin dari Valentin Perrone di posisi keempat dan tiga poin dari Alvaro Carpe yang berada di urutan ketiga.

Hasil tersebut memperlihatkan konsistensi Ve­da sepanjang musim 2026.

Setelah sempat merebut podium pada GP Brasil di putaran kedua, rider Indonesia itu kembali me­nunjukkan performa kompetitif saat bersaing di lintasan Le Mans yang dikenal sulit untuk pemba­lap muda.

Baca Juga  Derby d’Italia Penuh Drama, Juventus Tekuk Inter 4-3, Kisah Keluarga Thuram jadi Sorotan

Finis keempat di GP Prancis sekaligus menjadi hasil terbaik kedua Veda musim ini. Konsistensi poin dalam lima seri awal membuat peluangnya untuk bersaing di papan atas klasemen makin terbuka lebar.

Meski Veda Ega Pratama mulai mendekati posisi tiga besar, persaingan me­nuju puncak klasemen Mo­to3 masih dikuasai Maximo Quiles. Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu kini kokoh di posisi pertama dengan 115 poin.

Kemenangan pada GP Prancis membuat Quiles unggul sangat jauh dari rival-rivalnya. Rider asal Spanyol tersebut memiliki selisih 46 poin atas Adrian Fernandez yang berada di posisi kedua dengan 69 poin.

Dominasi Quiles sejauh ini memang menjadi sorotan utama Moto3 musim 2026. Dari lima seri yang sudah berlangsung, pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu tampil sa­ngat stabil dan sulit keluar dari podium.

Namun, persaingan di belakang posisi pertama justru berlangsung sangat ketat.

Selisih poin antara posisi ketiga hingga keenam hanya terpaut lima angka sehingga peluang perubahan klasemen masih sa­ngat terbuka pada seri-seri berikutnya.

Alvaro Carpe menempati posisi ketiga dengan 53 poin, disusul Valentin Perrone dengan 52 poin. Tepat di belakang mereka ada Veda Ega Pratama dengan 50 poin dan Marco Morelli dengan 48 poin.

Baca Juga  Jumpa Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023, Yordania Dapat Peringatan Tegas

Keberhasilan Veda Ega Pratama masuk lima besar klasemen sementara Mo­to3 menjadi pencapaian besar bagi dunia balap Asia Tenggara.

Di tengah dominasi pem­­balap Eropa, rider Indonesia itu mampu tampil kompetitif dan konsisten meraih poin penting.

Status sebagai satu-satunya pembalap Asia Tenggara di posisi lima besar juga memperlihatkan per­kembangan pesat Veda musim ini.

Adaptasi yang semakin matang bersama Honda Team Asia menjadi salah satu faktor penting di balik peningkatan performanya.

Dalam beberapa balapan terakhir, Veda terlihat lebih agresif saat berta­rung di grup depan. Kemampuan menjaga ritme dan konsistensi lap membuatnya mulai diperhitungkan sebagai kandidat kuat perebut podium di setiap seri.

Performa di Le Mans juga menjadi sinyal positif menjelang putaran-putaran berikutnya. Jika mampu menjaga konsistensi finis di zona depan, peluang Veda untuk menembus tiga besar klasemen Moto3 2026 sangat terbuka.

Persaingan Moto3 mu­sim 2026 diprediksi makin panas dalam beberapa seri mendatang. Selisih poin yang tipis di papan atas membuat satu balapan saja bisa mengubah posisi klasemen secara drastis.

Veda Ega Pratama kini memiliki peluang besar untuk terus mencetak sejarah bagi Indonesia di ajang balap dunia.

Konsistensi finis di posisi depan akan menjadi kunci utama jika ingin menjaga asa bersaing dalam perebutan gelar Moto3 2026. (jpg)