AGAM, METRO–Pemerintah Kabupaten Agam menyiapkan langkah cepat untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Pasar Padang Lua, Kecamatan Banuhampu. Upaya ini dilakukan dengan menurunkan personel dari Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke lokasi tersebut.
Bupati Agam, Benni Warlis, menyampaikan bahwa pengerahan petugas menjadi solusi sementara untuk mengatasi kepadatan kendaraan di ruas jalan nasional yang menghubungkan Kota Padang dengan Bukittinggi serta daerah lainnya.
“Ini solusi sementara mengatasi masalah kemacetan jalan nasional menghubungkan Kota Padang menuju Bukittinggi dan kabupaten maupun kota lainnya,” kata Benni Warlis, Kamis (7/5).
Ia menjelaskan, petugas akan disiagakan setiap hari pasar guna mengatur aktivitas di sekitar kawasan tersebut. Fokus utama pengawasan yakni pada proses bongkar muat komoditas, khususnya sayuran, agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Selain itu, pemerintah juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas di sepanjang ruas jalan Padang Lua guna memperlancar pergerakan kendaraan.
“Petugas ini bakal mengatur proses bongkar muat komoditas sayuran di dalam areal pasar. Kemudian dilakukan rekayasa lalu lintas di sepanjang jalan Padang Lua,” ujarnya.
Menurutnya, langkah ini diharapkan mampu menciptakan kondisi pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan.
“Solusi sementara ini dilakukan secara bersama yang dapat mengatasi persoalan, dan menjadikan Pasar Padang Lua lebih tertib, aman, serta nyaman bagi masyarakat,” tambahnya.
Upaya penanganan kemacetan ini juga telah dibahas dalam rapat khusus yang digelar Pemkab Agam bersama berbagai pihak terkait. Rapat tersebut melibatkan wali nagari, Ketua Badan Musyawarah (Bamus), Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), pengelola pasar, serta organisasi perangkat daerah.
Dalam forum tersebut, berbagai masukan disampaikan sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan langkah penanganan kemacetan di kawasan tersebut.
“Ada masukan dari berbagai pihak, dan mengambil langkah-langkah bersama untuk mengatasi kemacetan di daerah itu,” katanya.
Diketahui, Pasar Padang Lua merupakan salah satu pasar tradisional yang cukup ramai di Kabupaten Agam. Pasar ini berada di lokasi strategis, tepat di jalur lintas barat Sumatera, sehingga menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari berbagai daerah.
Pasar yang telah berdiri sejak 1951 ini dikenal sebagai pusat perdagangan hasil pertanian. Tingginya aktivitas jual beli, terutama saat hari pasar, kerap memicu kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.
Dengan langkah penanganan yang dilakukan secara terpadu, Pemkab Agam berharap kemacetan di kawasan Pasar Padang Lua dapat berangsur teratasi, meski masih bersifat sementara. (pry)






