METRO SUMBAR

Upaya Capai Target Pengendalian Inflasi, Tanah Datar Perkuat Kerjasama Antar Daerah

×

Upaya Capai Target Pengendalian Inflasi, Tanah Datar Perkuat Kerjasama Antar Daerah

Sebarkan artikel ini
RAPAT KOORDINASI— Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah bersama sejumlah OPD pelaksanaan Kerja Sama Antar Daerah (KAD), Senin (3/8), di Aula Eksekutif Kantor Bupati.

TANAHDATAR, METRO–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar terus memperkuat strategi 4K dalam pengendalian inflasi daerah guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan kerja sama antar daerah (KAD) sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan dan stabilitas eko­nomi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi saat memimpin Rapat Koor­dinasi Pengendalian Inflasi Daerah bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pelaksanaan Kerja Sama Antar Daerah (KAD), Senin (3/8), di Aula Eksekutif Kantor Bupati.

Rapat dihadiri perwakilan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP), Dinas Pertanian, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Pangan dan Perikanan, Dinas Perumahan Rak­yat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Per­­kim LH), serta Bagian Pemerintahan Setda Tanah Datar.

Dalam arahannya, Wa­kil Bupati menegaskan bah­wa sinergi antar pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi masyara­kat melalui strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, ke­lan­caran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

Baca Juga  Vaksinasi Anak 6-11 Capai 44 Persen di Kota Paya­kumbuh

Ia menyebutkan, pada 2025 Pemkab Tanah Datar telah menjalin kerja sama dengan lima kabupaten/kota, baik di dalam maupun di luar Provinsi Sumatera Barat. Ke depan, kerja sama tersebut akan terus diperluas, khususnya untuk mendukung distribusi komoditas pangan strategis seperti cabai dan beras. “Saya minta OPD terkait segera menjajaki kabupaten/kota yang membutuhkan komoditas pangan yang surplus di Tanah Datar untuk dijalin kerja sa­ma. Langkah ini penting, selain menjaga stabilitas harga juga menjadi salah satu indikator dalam penilaian TPID Award,” ujar Ahmad Fadly.

Wakil Bupati juga menargetkan jumlah kerja sama antar daerah di bi­dang pengendalian inflasi meningkat menjadi delapan daerah pada 2026. “Silakan petakan komoditas yang surplus dan defisit. Laksanakan dengan sungguh-sungguh agar arah kerja sama semakin jelas, baik daerah tujuan pemasaran maupun daerah pemasok, sehingga tercipta hubungan yang saling menguntungkan,” tegasnya.

Baca Juga  Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih, Pemko Sukseskan Gerakan Nasional

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Tanah Datar Franky Adhitama melaporkan, se­pan­jang 2025 Pemkab Ta­nah Datar telah menjalin lima kerja sama antar daerah, yakni dengan Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Muara Enim, dan Kabupaten Musi Rawas di Provinsi Sumatera Selatan. Kerja sama tersebut meliputi penguatan ketahanan pangan, pengembangan komoditas tanaman pangan, sta­­bilitas harga, pem­ba­ngu­­nan sektor pertanian, hingga pengembangan pro­­­­­­duk unggulan daerah. Fran­­ky menambahkan, pa­da 2026 Pemkab Tanah Datar juga tengah memproses kerja sama dengan se­jumlah daerah lain, di antaranya Kota Solok, Kota Pe­kanbaru, serta beberapa ka­bupaten dan kota lainnya se­bagai upaya memper­kuat pengendalian inflasi melalui sinergi antar daerah. (ant)