BERITA UTAMA

Toyota Hiace Bertabrakan dengan Dump Truk Tronton, Sopir dan 4 Penumpang Terluka

×

Toyota Hiace Bertabrakan dengan Dump Truk Tronton, Sopir dan 4 Penumpang Terluka

Sebarkan artikel ini
TABRAKAN— Polisi mengamankan truk yang bertabrakan dengan mobol Toyota Hiace di depan Kantor JNT, Jorong Bukit Berbunga, Kenagarian Sungai Rumbai Timur. Sedangkan korban luka dibawa ke rumah sakit.

DHARMASRAYA, METROKecelakaan yang melibatkan mobil travel Toyota Hiace dengan dump truk tronton terjadi di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum), tepatnya di depan Kantor JNT, Jorong Bukit Berbunga, Kenagarian Sungai Rumbai Timur, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Kamis (14/5) sekitar pukul 03.30 WIB.

Akibat insiden itu, sopir dan empat orang penumpang Toyota Hiace mengalami luka-luka. War­ga setempat langsung ber­datangan ke lokasi untuk memberikan pertolongan kepada korban dan mem­bawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pera­watan medis.

Tak berselang lama, Polisi yang mendapat laporan adnaya kecelakaan, juga datang untuk mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan dan melakukan olah TKP untuk mengungkap pe­nyebab kecelakaan tersebut.

Kasat Lantas Iptu Wah­yuli Amra membenarkan adanya kecelakaan itu. Menurutnya, berdasarkan penyelidikan sementara, kecelakaan disebabkan sopir diduga kehilangan kendali akibat kondisi jalan berkabut sebelum akhirnya bertabrakan dengan dump truk dari arah berlawanan.

“Pengemudi Toyota Hiace berinisial II (27), warga Kuranji, Kota Padang ,diduga kehilangan kendali akibat cuaca berkabut. Dari arah berlawanan datang dump truk yang dikendarai oleh EP (44), warga Kunangan, Kecamatan Kamang Baru, Sijunjung,” kata Iptu Wahyuli Amra.

Baca Juga  7 Orang Digiring dari Rumah Biliar

Iptu Wahyuli menjelaskan, kecelakaan bermula ketika mobil travel membawa sepuluh orang penumpang melaju dari arah Kota Padang menuju Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jam­­­­­bi. Dalam perjalanan dengan kecepatan sedang tersebut, pengemudi travel diduga mulai kehilangan kendali atas kendaraannya akibat pandangan yang terbatas oleh cuaca berkabut tebal yang menyelimuti kawasan lintas tersebut.

“Pada saat yang bersamaan, sebuah dump truk tronton muncul dari arah berlawanan. Karena jarak antara kedua kendaraan yang sudah sangat dekat dan kondisi visibilitas yang buruk, tabrakan hebat pun tidak dapat dihindarkan lagi,” jelas Iptu Wahyuli.

Dikatakan Iptu Wah­yuli, benturan keras pada bagian depan dan samping kanan kedua kendaraan mengakibatkan mobil travel terpental ke sisi kiri jalan dari arah semula. Akibat dari kecelakaan tersebut, pengemudi mobil travel beserta empat orang penumpangnya mengalami luka-luka yang cukup serius sehingga memerlukan penanganan medis segera.

“Petugas yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi kelima korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Rumbai. Prioritas utama saat itu adalah memastikan para korban mendapatkan perawatan intensif secepat mungkin,” tutur dia.

Baca Juga  Polda Sumbar Ajak Mahasiswa Tangkal Paham Radikalisme dan Intoleransi

Rincian data korban yang menjalani perawatan medis yaitu pengemudi berinisial II (27) mengalami luka ringan, seorang ibu rumah tangga berinisial IS (45) asal Merangin, Jambi, menderita patah tangan kanan dan luka jahitan di kepala. Korban lainnya adalah ZA (20), seorang mahasiswa asal Tabir yang luka lecet pada dahi, EM (42) asal Merangin yang luka ringan, serta WG (50) warga Padang Barat yang mengalami cedera pada bagian kaki.

“Sedangkan lima penumpang lainnya yang berada di dalam mobil travel tersebut dilaporkan selamat tanpa mengalami luka sedikit pun. Untuk sementara waktu, kelima penumpang yang selamat ini diamankan di kantor Polsek Sungai Rumbai guna me­nunggu jemputan dari unit mobil travel pengganti untuk melanjutkan perjalanan mereka ke tempat tujuan,” tutur dia.

Iptu Wahyuli menegaskan, saat ini pihaknya telah mengamankan kedua kendaraan tersebut ke kantor Polsek Sungai Rumbai sebagai barang bukti. Mes­kipun dugaan awal kecelakaan terdapat kelalaian pengemudi akibat kondisi jalan yang berkabut, pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

“Penyelidikan menda­lam sedang dilakukan untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan guna kepentingan hukum ke de­pan­nya,” tutup dia.(dpr)