PDG. PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyebutkan program guru penggerak telah menjadi harapan bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Untuk itu, kia harapkan dapat menghasilkan guru-guru berkualitas, berdedikasi, dan menjadi penggerak perubahan dalam dunia pendidikan,” kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padangpariaman, usai membuka acara Lokakarya Program Pendidikan Guru Penggerak angkatan ke sepuluh Provinsi Sumatera Barat tahun 2024 di Kabupaten Padangpariaman.
Kali ini katanya, sebanyak 153 guru dari berbagai tingkat pendidikan, mengikuti lokakarya yang diadakan oleh kementrian pendidikan sesuai dengan Permendikbud no 26 tahun 2022 tentang pendidikan guru penggerak melalui Balai Guru Penggerak provinsi Sumbar tersebut.
“Oleh karena itu saya berharap, melalui program ini para guru dapat menciptakan proses pembelajaran yang baru serta menjadi pemimpin-pemimpin pembelajaran di satuan pendidikan masing-masing,” ujarnya.
Dia melanjutkan saat ini masalah yang dihadapi dunia pendidikan bukan lagi pada tingkat kepesertaan anak-anak dalam pendidikan, melainkan bagaimana caranya bisa memberikan pendidikan yang berkualitas.
Sementara ketua koordinator BGP Provinsi Sumatera Barat Firmansyah menyatakan saat ini ada 7 kabupaten kota yang melaksanakan lokakarya di Sumatra barat yakinnya, Padangpariaman, Kabupaten Solok, Dharmasraya, Kabupaten Mentawai, Limapuluh Kota, Agam, Sijunjung
“Fungsi dari kegiatan ini adalah memenuhi proyeksi kepemimpinan guru sesuai dengan kebutuhan kabupaten kota, kabupaten kota yang yang membutuhkan proyeksi guru lebih di utamakan,” tambahnya mengakhiri. (efa)






