LIMAPULUHKOTA, METRO–Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi enam remaja yang mengalami kondisi membahayakan di Air Terjun Sarasah Barasok, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat malam (5/9). Mirisnya, salah seorang korban mengalami cedera akibat terpeleset di bebatuan.
Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, menjelaskan peristiwa itu bermula ketika enam orang remaja berusia 17 hingga 18 tahun berwisata ke lokasi air terjun pada siang hari. Saat mandi-mandi, salah satu korban, Asi Fatal Asma (18), terpeleset di bebatuan sehingga mengalami cedera.
“Teman-temannya juga kelelahan dan tidak mampu kembali karena lokasinya yang sangat jauh dari permukiman. Mereka kemudian meminta bantuan kami untuk dievakuasi dari sana,” kata Abdul Malik, Minggu (7/9).
Dijelaskan Abdul Malik, informasi kejadian pertama kali diterima dari seorang survivor bernama Ara sekitar pukul 18.50 WIB. Laporan menyebutkan kondisi korban membutuhkan evakuasi segera.
“Pos SAR Limapuluh Kota yang menerima laporan langsung memberangkatkan empat personel pada pukul 19.00 WIB dengan membawa peralatan medis, komunikasi, serta perlengkapan mountaineering,” jelas Abdul Malik.
Ditambahkan Abdul Malik, sekitar pukul 20.35 WIB tim tiba di lokasi setelah menempuh perjalanan darat lebih dari 30 kilometer. Setibanya di sana, tim berkoordinasi dengan unsur terkait sebelum melakukan proses evakuasi,” katanya.
“Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 22.25 WIB. Korban cedera berhasil dibawa ke RSUD Ahmad Darwis Suliki untuk mendapatkan perawatan medis, sementara lima survivor lainnya dalam kondisi selamat,” tutur dia.
Abdul Malik mengatakan, sperasi ini melibatkan sejumlah unsur, antara lain BPBD Payakumbuh, Dinas Pemadam Kebakaran, PMI, potensi SAR, perangkat nagari, hingga masyarakat setempat.
“Setelah evakuasi selesai, seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini dikembalikan ke satuannya masing-masing. Operasi SAR dinyatakan selesai,” tutupnya. (*)






