METRO SUMBAR

Tanggap Gempa Mentawai, BNPB Tambah Bantuan Rp100 Juta

×

Tanggap Gempa Mentawai, BNPB Tambah Bantuan Rp100 Juta

Sebarkan artikel ini

MENTAWAI, METRO–Pascagempa berkekuatan 6,4 magnitudo, 29 Agustus 2022 lalu, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat kembali diguncang, tepa­t­nya Minggu (11/9) berke­kuatan 6,1 Magnitudo.  Tang­gap dengan bencana gempa itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan logistik senilai Rp100 juta, untuk masyarakat terdampak gempa di Kepulauan Mentawai.

“Tambahan dari BNPB Rp100 juta untuk gempa 11 September 2022, yang sebelumnya Rp205 juta untuk gempa 29 Agustus 2022,” kata Kalaksa BPBD Sumbar, Jumaidi, Senin (12/9).

Dalam penyaluran ban­tuan, lanjut Jumaidi, Gubernur dan Wagub Sumbar diwakili tim yang dikoordinir langsung BPBD Sumbar, Dinsos, Dinkes, PMI, DKP, dan Baznas Provinsi Sumbar.

Baca Juga  Buntut Dipanggilnya ke Ditreskrimsus Polda Sumbar, Bupati Pasbar Akui Telah Salurkan Zakat Sesuai Aturan

Kemudian, bantuan yang dibawa berupa logistik, terpal tenda, kebutuhan pangan, kebutuhan kesehatan, dan lainnya. Pengi­riman logistik dan peralatan itu melalui Sipora/Tuapejat agar bisa dikoordinir BPBD Mentawai.

Setelah itu, pihaknya menunggu perkembangan dan informasi dari Kabupaten Kepulauan Menta­wai untuk menentukan titik himpun bantuan yang memungkinkan lebih aman bencana.  “Kita minta BPBD Mentawai untuk mendistribusi ke titik banyak pe­ngungsi dan sarana yang rusak, mengingat biaya operasional ke lokasi titik bencana sangat besar,” ujarnya.

Kondisi di Tanah Sikerei itu, ungkap Jumaidi, saat ini masyarakat Mentawai yang terdampak meninggalkan tenda pengungsian pada siang hari untuk kerja, dan akan kembali berkumpul ke tenda pada ma­lam hari.

Baca Juga  Pemkab Jalin Kerjasama Pendidikan dengan ITP

Sebelumnya, informasi yang diterima dari Pusda­lops Penanggulangan Bencana BPBD Sumbar, dam­pak gempa berulang itu, merusak sejumlah fasilitas umum (fasum) daerah ter­sebut.  Rinciannya, rusak ringan 1 Puskesmas Betaet, 1 SDN Sagulubbeg, 1 SMPN Siberut Daya, 1 unit Labor SMAN Siberut Daya, 1 unit Gedung TK, 1 unit Pustu, dan 1 unit Balai Dusun Muara Utara.

Lalu, kondisi rusak sedang 1 unit Puskesmas Betaet, 8 unit rumah warga lepas sandi. Selanjutnya, kondisi rusak berat yakni 5 unit rumah warga ambruk, dan 1 unit Masjid Al Amin di Simalegi Muara, Kecamatan Siberut Barat. (rul)