METRO PADANG

Tak Adanya ASN Pemko Padang Mendaftar Seleksi Sekda, Asrinaldi: Sekda itu Orang Kepercayaan Wako, Tidak bisa Sembarangan

×

Tak Adanya ASN Pemko Padang Mendaftar Seleksi Sekda, Asrinaldi: Sekda itu Orang Kepercayaan Wako, Tidak bisa Sembarangan

Sebarkan artikel ini
Asrinaldi Pengamat Politik Unand Padang.

SAWAHAN, METRO–Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Padang, Surya Jufri menilaiĀ  minimnya ASN Pemko Padang yang mendaftar jadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota PaĀ­dang, ini membuktikan bahĀ­wa pembinaan reformasi dan birokrasi kepegawaian tidak berjalan dengan baik.

ā€œKita pertanyakan hal ini dan ada persoalan apa dibalik ini,ā€ ujarnya, Rabu (16/3).

Ia mengatakan, peran BKPSDM dalam pengemĀ­bangan SDM masih kurang atau disebut tidak berhasil. Posisi Sekda ialah jabatan tertinggi di Pemko Padang dan sangat strategis.

ā€œIni perlu menjadi cataĀ­tan penting bagi Wako PaĀ­dang. ASN Pemko banyak jebolan STPDN serta taĀ­matan S2, S3 baleak,ā€ tuĀ­kasnya.

Dengan pendidikan yang tinggi, menurut Surya, menjadi aneh ketika tidak ada ASN Pemko yang mau mendaftar ikut seleksi peĀ­milihan Sekda. Ia heran dan bertanya-tanya tenĀ­tang kurangnya minat peĀ­serta ikut. Apalagi kredibiĀ­litas ASN Pemko Padang sebagian bagus dan punya segudang prestasi dan pengalaman.

Menurut dia, kriteria bagi peserta yang daftar bisa jadi berat dan sulit terpenuhi oleh ASN yang ikut. Pansel mesti uraikan syaratnya dan jangan keĀ­luar jalur.

Terpisah, Pengamat PoĀ­Ā­litik Unand Padang, AsĀ­rinaldi mengatakan minimnya peĀ­serta yang daftar bisa jadi ada beberapa syarat formal yang diminta tidak dimiliki ASN yang ikut.

ā€œSekda ialah orang kepercayaan Wali Kota. Sosoknya tidak bisa sembaraĀ­ngan ASN saja. Meskipun memenuhi syarat,ā€ ucapnya.

Ia menyampaikan, jabatan sekda adalah poĀ­sisi tertinggi di instansi pemerintahan. Sekda itu juga kaki tangan dari keĀ­pala daerah dalam memĀ­bantu tugas-tugas yang diberikan.

Baca Juga  Pemko Padang Raih Penghargaan Pemerintah Peduli Penyiaran 2024

ā€œSah-sah saja peminatĀ­nya kurang. Sebab peneriĀ­maan hanya dibuka untuk kalangan ASN Pemko PaĀ­dang. Meskipun pansel dibentuk,ā€ pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Padang Hendri Septa angĀ­kat suara melihat tidak adanya Aparatur Sipil NeĀ­gara (ASN) yang berminat mengikuti seleksi terbuka pengisian jabatan tinggi pratama untuk jabatan SekĀ­Ā­retaris Daerah (Sekda) Kota Padang.

Menurutnya, tidak ada yang mendaftar ketika diadakan seleksi untuk meĀ­ngikuti Sekda, maka Pemko Padang akan menyerahkan sepenuhnya kepada Komisi Aparatur Sipil NeĀ­gara (KASN).

ā€œSaya telah meminta izin kepada KASN, tetap KASN tidak memberikan surat. Sekarang disesuaikan saja dengan aturan KASN. Jadi tidak ada yang salah karena tidak ada yang mendaftar untuk menĀ­jadi Sekda Kota PaĀ­dang,ā€ ucap Wako setelah menghadiri sidang paripurna di DPRD Kota Padang, Senin (14/3) lalu.

Hendri mengungkapkan juga, bahwa pada saat ini semua orang berhak untuk menjadi Sekda dan setiap ASN di Pemko PaĀ­dang dirasa mampu untuk menjabat sebagai Sekda. ā€œTidak ada yang mendaĀ­Ā­fĀ­tar, kita tunggu rekomendasi dari KASN yang dikeluarkan untuk Pemko PaĀ­dang,ā€ tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Padang, Budi Syahrial meminta seleksi Sekda Kota Padang melibatkan semua ASN yang berada di wilaĀ­yah kerja Provinsi Sumbar. Seleksi Sekda Kota Padang jangan terpaku dengan aturan yang melibatkan ASN yang berada di lingĀ­kungan Pemko Padang. ā€œTetapi libatkanlah seluruh ASN yang berada di seluruh Sumatera Barat, termasuk ASN yang berada di Pemprov Sumbar agar lebih berkualitas orang yang menduduki Sekda Padang nanti,ā€ paparnya.

Baca Juga  187.752 Peserta Jamkesda di Padang Bakal Terima KIS

Ia menjelaskan, semua ASN pasti sangat tertarik menduduki posisi Sekda. ā€œApakah ada pengkondisian sehingga tidak ada ASN yang berminat menduduki jabatan sebagai Sekda. Sesuai aturan, jika tidak ada calon Sekda, tentu akan keluar aturan peĀ­nunjukkan seseorang untuk diangkat sebagai Sekda defenitif. Jelas tidak cantik dalam permainan politik. ASN jangan sampai dipolitisi dengan politik. Bersikaplah profesional,ā€ ucapnya.

Budi menegaskan tentang tidak adanya yang berminat mendaftar sebagai Sekda Kota Padang, Komisi I DPRD Kota PaĀ­dang akan melakukan pemĀ­bahasan tentang tidak ada yang berminat mengisi posisi Sekda ini.

ā€œKita akan sorot kenapa tidak ada yang tertarik dengan posisi Sekda ini.Ā  Banyak ASN lulusan S2 dan S3 dari universitas terkemuka. Masak tidak ada yang tertarik menduduki posisi Sekda. Ada apa ini. Jangan jadikan Kota PaĀ­dang menjadi kota yang aneh-aneh,ā€ tegasnya.

Untuk diketahui, pengisian Jabatan Tinggi Pratama untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang telah resmi dibuka beberapa waktu yang lalu.

Hal itu berdasarkan surat nomor: 820.022/PANĀ­SEL-PDG/2022 tanggal 25 Februari 2022 tentang Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Padang.

Seleksi ini terbuka bagi ASN di lingkungan Pemko Padang yang memenuhi persyaratan. Seluruh pengumuman dalam tahap seleksi terbuka ini bisa dilihat melalui website BKPSDM Padang (www.bkd.paĀ­dang.go.id).

Entah mengapa hingga saat ini, tidak ada ASN yang tertarik mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka pengisian jabatan tinggi pratama untuk jabatan Sekda Kota Padang. Ada apa Pemko Padang?Ā  (ade)