SOLOK/SOLSEL

Solsel bakal Miliki Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana

×

Solsel bakal Miliki Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana

Sebarkan artikel ini
bingkisan— Staf Ahli, Novirman, S.KM, MM serahkan bingkisan kepada perwakilan peserta usai rapat.

PADANG ARO, METRO–Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dalam waktu dekat akan memiliki Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB). Guna menghasilkan dokumen yang komprehensif, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) laksanakan Diskusi Publik yang merupakan tahapan terakhir dalam penyusunan RPB dan melibatkan OPD terkait dan stakeholder yang terkait. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Hotel Pesona Alam Sangir, pada Rabu (22/11).

Bupati Solok Selatan  yang diwakili Staf Ahli, Novirman, mengatakan Solok Selatan me­rupakan wilayah rawan bencana. Karena wilayah ini berada dalam bentangan alam yang bervariasi di area Bukit Barisan, hampir berpotensi untuk semua bencana kecuali tsunami.

Baca Juga  TSR Ajang Curhat Warga kepada Pemerintah  

“Untuk itu perlunya kegiatan perencanaan pe­nanggulangan bencana daerah,” kata Novirman.

Dia berharap melalui diskusi publik ini, akan dapat menentukan arah kebijakan penanggulangan ben­cana sebagai bagian rencana pembangunan da­e­rah sekaligus harus tersinkronisasi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) maupun perencanaan tematik lintas sektor di Solok Selatan.

“Hasil diskusi yang benar-benar menggambarkan kondisi yang ada, sehingga sebagai instrumen penanggulangan bagi BPBD dalam mengkoordinasikan pelaksanaan penangggulangan bencana,” imbuhnya.

Sementara narasumber, merupakan tenaga  ahli, Ikhsanul Hadi menjelaskan bahwa selama ini pengolahan data hanya diolah oleh tim teknis, untuk itu diharapkan OPD terkait turut menambahkan infomasi dan masukan.

Baca Juga  Pemko Terus Dorong Kehidupan Beragama, Demi Syiar Agama Islam di Tengah Masyarakat

Dia menjelaskan beberapa pendekatan pengurangan resiko yang diantaranya pencegahan sumber bencana sehingga tidak menimbulkan resiko, mitigasi yaitu memangun membangun penghalang secara struktural non struktural yang mampu melindungi komunitas dari  potensi bencana, kesiapsiagaan yakni upaya penyelamaan diri berfokus pada komunitas saat terjadi bencana serta pengalihan risiko yaitu menghindar sebelum bencana terjadi. (ped/rel)