METRO SUMBAR

Sidak Samsat Padang Panjang, Gubernur Mahyeldi Sorot Kualitas Komunikasi Pelayanan

×

Sidak Samsat Padang Panjang, Gubernur Mahyeldi Sorot Kualitas Komunikasi Pelayanan

Sebarkan artikel ini
SIDAK KANTOR SAMSAT— Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, menyoroti kualitas komunikasi petugas layanan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Samsat Kota Padang Panjang, Rabu (25/3).

PDG. PANJANG, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyoroti kua­litas komunikasi petugas layanan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Samsat Kota Padang Panjang, Rabu (25/3). Sidak dilakukan pa­da hari pertama masuk kerja aparatur sipil negara (ASN) pasca cuti bersama Idulfitri 1447 H untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

Dalam Sidak tersebut, Gubernur meninjau proses pelayanan serta berdialog dengan masya­rakat yang tengah mengurus kewajiban pajak kendaraan. Ia menemukan adanya kendala pelayanan akibat sis­tem offline yang tidak tersampaikan secara terbuka kepada masyarakat, sehingga me­micu antrean pan­jang. “Ke depan hal seperti ini tidak boleh lagi terjadi. Kalau ada kendala, sampaikan dan umumkan segera. Jangan sampai ma­syarakat menunggu tanpa kepastian,” tegas Gubernur Mahyeldi.

Baca Juga  Wabup Resmikan BLK di Ponpes Darul Huda, Siap Lahirkan Santri Siap Kerja

Berdasarkan pantauan di lapangan, gangguan pelayanan terjadi akibat sis­tem offline yang dipicu oleh pemadaman listrik pada server pusat. Namun, kondisi tersebut tidak dikomunikasikan secara jelas kepada masyarakat yang telah mengantre sejak pa­gi.

“Bahkan ada ma­sya­rakat yang sudah men­daftar sejak pukul 09.00 WIB, namun hingga pukul 11.30 WIB masih menunggu tanpa penjelasan. Ini yang kita sayangkan. Kua­litas komunikasi di sini ha­rus ditingkatkan,” ujarnya.

Berkaca dari hal tersebut, Gubernur minta seluruh pimpinan instansi di lingkungan Pemprov Sumbar, khususnya yang bergerak di bidang pelayanan publik, agar selalu me­ngedepankan keterbukaan informasi, terutama saat terjadi kendala teknis. Me­nurutnya itu penting, demi terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas. “Jangan biarkan ma­sya­rakat menunggu terlalu lama tanpa penjelasan. Informasikan setiap kendala yang terjadi, sehingga masyarakat dapat memahami situasi yang ada,” tambahnya.

Baca Juga  Polres Agam Musnahkan Miras dan Petasan

Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan pelayanan. Ia sekaligus mengapresiasi tingginya kesadaran masyarakat da­lam memenuhi kewajiban membayar pajak sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangu­nan daerah. “Te­rima ka­sih kepada ma­syarakat yang telah patuh membayar pajak. Ini adalah bagian dari dukungan kita bersama untuk kemajuan daerah. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, ini akan menjadi bahan evaluasi kami,” tutupnya. Turut hadir dalam sidak ter­sebut Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda­prov Sumbar, Nolly Eka Mardianto, serta Kepala Dinas Perhubungan Pro­vinsi Sumatera Barat, Dedy Diantolani. (fan)