SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke 81 RI, 67 Putra Putri Terbaik Sawahlunto Mulai Ditempa

×

Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke 81 RI, 67 Putra Putri Terbaik Sawahlunto Mulai Ditempa

Sebarkan artikel ini
PELATIHAN PASKIBRA— Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Rovanly Abdams mengunjui Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

SAWAHLUNTO, METRO–Derap langkah penuh semangat mulai menggema di Lapangan Ombilin, Senin (27/7). Di bawah terik matahari dan tatapan penuh harap, sebanyak 67 putra-putri terbaik Kota Sawahlunto resmi memulai perjuangan mereka sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Pas­kibra) yang akan bertugas pada upacara pe­ringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Momentum tersebut menjadi awal dari sebuah perjalanan yang tidak mu­dah. Mereka yang terpilih bukanlah peserta biasa. Sebanyak 32 putra dan 35 putri yang berasal dari berbagai SMA, SMK, dan MA di Kota Sawahlunto telah melewati serangkaian seleksi ketat, mulai dari pemeriksaan admi­nistrasi, tes kemampuan, hingga psikotes yang me­nguji kesiapan mental dan karakter.

Pembukaan latihan dilakukan oleh Wali Kota Sawahlunto yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Rovanly Abdams. Dalam arahannya, Rovanly menegaskan bah­wa para anggota Paskibra bukan sekadar petugas pengibar bendera, melainkan generasi muda pilihan yang dipercaya membawa simbol kehormatan bangsa pada peringatan hari bersejarah bagi Indonesia.

Baca Juga  DPRD Sawahlunto Bahas Rekomendasi terhadap LKPj Tahun 2024

“Menjadi anggota Pas­kibra adalah sebuah kehormatan sekaligus a­manah. Tidak semua pe­lajar mendapatkan ke­sempatan ini. Karena itu, manfaatkan proses pembinaan ini untuk membentuk karakter, disiplin, tanggung jawab, dan jiwa ke­pemimpinan,” pesannya.

Rovanly juga meminta seluruh perangkat daerah yang terlibat untuk memberikan dukungan maksimal selama proses latihan berlangsung.

Mulai dari pendampi­ngan teknis, pengawasan kesehatan, hingga pembinaan mental dan karakter harus dilakukan secara optimal agar seluruh peserta mampu menjalani latihan dengan baik.

Kepada para calon pe­ngibar Sang Saka Merah Putih, ia mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara latihan dan pendidikan. “Disiplin mengatur waktu, menjaga kesehatan, serta mempertahankan semangat belajar menjadi kunci agar mereka mampu menja­lankan tugas dengan sempurna saat hari kemerdekaan tiba,” ingatnya.

Selama beberapa pekan ke depan, Lapangan Ombilin akan menjadi saksi bagaimana puluhan pe­lajar terbaik itu ditempa. Keringat yang jatuh di setiap sesi latihan bukan sekadar bagian dari rutinitas, melainkan simbol pe­ngorbanan dan dedikasi demi mengemban tugas kehormatan bagi bangsa dan daerah.

Baca Juga  Sebanyak 800 Anak-anak TA/RA, Ikuti Kegiatan Peragaan Manasik Haji TA/RA se- Kota Sawahlunto

“Kesuksesan pembinaan tersebut juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Bank Nagari turut memberikan bantuan berupa pakaian seragam, sementara sejumlah pihak lainnya ikut berkontribusi demi memastikan seluruh proses latihan berjalan lancar hingga hari pelaksanaan,” tutur­nya.

Bagi Pemerintah Kota Sawahlunto, pembinaan Paskibra bukan hanya tentang menyukseskan upacara pengibaran bendera. Lebih dari itu, proses ini menjadi investasi penting dalam membentuk generasi muda yang berintegritas, berkarakter kuat, disiplin, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kelak akan menjadi penerus pembangunan daerah dan bangsa.

“Kini, dengan sema­ngat yang menyala dan tekad yang kuat, 67 putra-putri terbaik Kota Arang memulai langkah mereka. Saat Sang Merah Putih berkibar gagah pada 17 Agustus mendatang, di balik gerakan yang sempurna dan upacara yang khidmat, akan tersimpan kisah perjuangan, pengorbanan, dan kebanggaan anak-anak muda Sawah­lunto yang telah ditempa untuk mengemban kehormatan tertinggi bagi bangsanya,” jelasnya. (pin)