PADANG, METRO
Penambahan warga Sumatra Barat (Sumbar) yang tepapar virus corona atau Covid-19 masih terus mengalami lonjakan. Selasa (1/9) dilaporkan penambahan sebanyak 83 orang warga Sumbar positif Covid-19, sehingga total menjadi 2.239 kasus.
Selain itu, pasien positif Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 18 orang dan total pasien sembuh sudah 1.242 orang. Sedangkan pasien positif yang meninggal tidak mengalami penambahan dan masih tetap pada angka 56 orang.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, dari hasil pemeriksaan 2.289 sample di Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso, terkonfirmasi 83 orang positif Covid-19.
“83 positif itu berasal dari 10 kabupaten/kota di Sumbar. Rinciannya, Kota Padang 18 orang, Kota Pariaman satu orang, Kabupaten Padang Pariaman sembilan orang, Kabupaten Solok Selatan satu orang, Kota Sawahlunto enam orang, Kabupaten Sijunjung tiga orang, Kabupaten Agam 33 orang, Kabupaten Limopuluah Kota satu orang, Kota Bukittinggi 10 orang dan Kota Payakumbuah satu orang,” kata Jasman.
Dijelaskan Jasman, penambahan kasus hari ini (kemarin, red) terbanyak berasal dari Kabupaten Agam yaitu 33 orang yang berasal dari tiga klaster yaitu klaster pondok pesantren yang di Matur 13 orang, perantau dari Mentawai di IV Koto enam orang dan klaster baralek di Palembayan 14 orang.
“Total 2.239 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Sumbar dengan rincian, dirawat di berbagai rumah sakit 204 orang, isolasi mandiri 550 orang, isolasi daerah 31 orang, isolasi BPSDM 61 orang, isolasi PPSDM 95 orang, meninggal dunia 56 orang dan sembuh 1242 orang,” ujar Jasman.
Ditegaskan Jasman, berdasarkan hasil kajian dari data yang ada oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, setelah 25 minggu pandemi Covid-19 di Sumbar, dari 19 kabupaten kota se Sumatera Barat, hanya Kota Padang yang berstatus Zona Merah.
“Lima daerah berstatus Zona Orange yaitu Kota Solok, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanahdatar, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Agam. Selanjutnya, 12 daerah Zona Kuning, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Solok, Kota Padangpanjang, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, Kabupaten Padangpariaman, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Sawahlunto. Terakhir, Zona Hijau yaitu Kabupaten Kepulauan Mentawai,” pungkas Jasman. (rel)






