METRO PADANG

Razia Kafe Karaoke, Puluhan Botol Minol Disita

×

Razia Kafe Karaoke, Puluhan Botol Minol Disita

Sebarkan artikel ini
TIDAK MILIKI IZIN— Tim gabungan dari Satpol-PP, SK-4, Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan dari sejumlah tempat usaha, Kamis (14/12) malam. Puluhan botol minol tersebut diamankan karena tidak memiliki izin resmi dari Pemko Padang.

TAN MALAKA, METRO —Puluhan botol minum beralkohol (minol) diamankan pasukan gabungan dari Satpol-PP, SK-4, Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan dari sejumlah tempat usaha, Kamis (14/12) malam. Puluhan botol minol tersebut diaman­kan karena tidak memiliki izin res­mi dari Pemko Padang.

Kabid P3D Satpol PP Kota Padang, Rio Ebu, mengungkapkan puluhan botol minol tersebut didapatkan dari kafe karaoke yang menyediakan minol. Pemilik tempat usaha tersebut tidak dapat menunjukkan izinnya kepada petugas gabungan saat didatangi.

“Dari lima titik yang kita periksa, yakni 2 kafe dan karaoke di kawasan keca­matan Padang Barat, serta 3 kafe karaoke lainya di Kawasan Padang Selatan, pada saat pemeriksaan, pelaku usaha tersebut tak dapat menunjukkan surat izin untuk menjual minol dari Pemko Padang,” ung­kap Rio Ebu.

Baca Juga  Kawasan Wisata Batang Arau Bersih di Tangan Hendri Septa, Dimanfaatkan Paslon sebagai Lokasi Deklarasi

Pengawasan terus berlanjut, di jalan khatib Sulaiman, Kecamatan Padang Utara, tim gabungan menemukan tiga orang yang diduga tidak memiliki kartu identitas diri, sehingga digiring ke Mako Satpol PP.

Katanya lagi, untuk ke depan, Pemko Padang me­lalui Satpol PP akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaku usaha yang masih belum melengkapi ataupun mengurus izin usaha.

Sementara, Kasatpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, tidak henti henti­nya mengimbau kepada masyarakat terutama pelaku usaha di Kota Padang untuk selalu menaati peraturan yang ada.

Baca Juga  710 Mustahik di Lubeg Terima Paket Sembako

“Kami tak bosan-bo­san­nya mengimbau kepada pemilik usaha, agar mengi­kuti aturan berlaku, seperti melengkapi izin usaha, demi ter­ciptanya ketertiban umum yang aman di ma­sya­rakat,” kata Chandra.

Dijelaskan, semua ba­rang bukti yang diamankan hasil dari razia yang dilakukan anggotanya di lapangan akan diserahkan kepada Penyidik Pegawai Ne­geri Sipil (PPNS) untuk proses­ lebih lanjut.

“Terkait barang bukti berupa belasan minol ini, kita serahkan kepada PPNS untuk diproses lebih lanjut, jika terbukti adanya pelanggaran, kita akan berikan sanksi sesuai aturan, serta 3 orang perempuan yang tak memiliki kartu identitas ini, juga kita akan panggil pihak keluarga sebagai wujud pembinaan,” tutupnya. (brm)