SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

PTBA Dampingi Petani Kopi Sawahlunto, Panen Meningkat dan Nilai Tambah Terbuka

×

PTBA Dampingi Petani Kopi Sawahlunto, Panen Meningkat dan Nilai Tambah Terbuka

Sebarkan artikel ini
PANEN KOPI— PTBA dan Pemerintah Kota Sawahlunto mengggelar panen kopi bersama Kelompok Tani Harapan Baru di Sawahlunto.

SAWAHLUNTO, METRO–PTBA dan Pemerintah Kota Sawahlunto menggelar panen kopi bersama Kelompok Tani Harapan Baru di Sawahlunto, kemarin. Program ini me­nyediakan bantuan bibit unggul serta peralatan pengolahan pascapanen untuk meningkatkan kua­litas dan nilai jual kopi. Kolaborasi tersebut berhasil memberdayakan e­ko­nomi lokal dan me­ningkatkan kemandirian petani melalui pengembangan potensi lahan di Balai Batu.

Di balik panen yang berlangsung tahun ini, terdapat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang berupaya mengubah potensi lokal menjadi sumber penghidupan berkelanjutan.

Melalui Ombilin Mining Site, PTBA bersama Pemerintah Kota Sawahlunto menggelar panen kopi bersama Kelompok Tani Harapan Baru. Ke­giatan tersebut menjadi simbol keberhasilan program pemberdayaan ma­syarakat yang selama beberapa tahun terakhir dikembangkan di kawa­san tersebut. Saat ini Kelompok Tani Harapan Baru mengelola sekitar 18 hektare lahan perkebunan kopi. Untuk mendukung pengembangannya, PTBA memberikan bantuan bibit kopi unggul serta berbagai peralatan pengolahan pa­scapanen yang bertujuan meningkatkan kualitas dan nilai jual produk kopi yang dihasilkan petani.

Baca Juga  Kajari Bersilaturahmi dengan Jurnalis "Kami Ingin Berkontribusi untuk Daerah"

Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, mengatakan pro­gram tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyartakat. “Perseroan meyakini bahwa keberhasilan suatu program pemberdayaan tidak hanya diukur dari hasil yang dicapai saat ini, tetapi juga dari kemampuan ma­sya­rakat untuk terus ber­kembang dan mandiri di masa depan. Melalui pe­ngembangan kopi, kami ingin mendorong tercip­tanya sumber penghidupan yang berkelanjutan, memperkuat ekonomi lo­kal, serta meningkatkan daya saing produk unggulan daerah,” ujarnya.

Senada dengan itu, Pjs General Manager PTBA Ombilin Mining Site, Alman Syarif, menilai potensi kopi di Balai Batu Sandaran sangat menjanjikan untuk terus dikembangkan.

Menurutnya, PTBA i­ngin hadir tidak hanya sebagai perusahaan pertambangan, tetapi juga sebagai mitra pemba­ngu­nan yang tumbuh bersama masyarakat. “Dukungan bibit dan peralatan yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan kualitas produksi kopi sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Alman.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra turut mengapresiasi langkah PTBA dalam mendukung pe­ngembangan sektor pertanian dan perkebunan di daerahnya. Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi contoh nyata bagaimana dunia usaha dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pe­ngembangan potensi lo­kal.

Baca Juga  Wawako Jefri Hadiri Malam Renungan Suci HANI 2025

“Kami mengapresiasi PTBA yang terus aktif men­­dampingi ma­syarakat melalui program-program nyata seperti pengembangan kopi ini. Komoditas kopi memiliki prospek yang sangat baik untuk terus dikembangkan dan menjadi salah satu penggerak ekonomi ma­sya­rakat,” ujarnya.

Bagi para petani, dampak program ini mulai di­rasakan secara nyata. Ketua Kelompok Tani Ha­rapan Baru, Beby Candra, mengungkapkan bahwa sebelum mendapatkan pendampingan, petani hanya berfokus pada budidaya. Kini mereka mulai memahami pentingnya pengolahan pascapanen untuk meningkatkan mutu dan harga jual kopi.

“Dengan adanya bantuan bibit, peralatan, dan pendampingan dari PTBA, kami mulai memahami pentingnya pengolahan pascapanen untuk me­ningkatkan kualitas dan nilai jual kopi. Program ini tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga menumbuhkan optimisme bahwa kopi Balai Batu Sandaran dapat menjadi pro­duk unggulan daerah,” tuturnya. (pin)