SAWAHLUNTO, METRO–Perguruan Pencak Silat (PPS) Ragawaru menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Nasional Piala Kemenpora Championship 2025 yang digelar di GOR Nan Ompek, Kota Payakumbuh, pada 24–27 Desember 2025.
Turun dengan kekuatan 19 atlet yang berlaga di 21 kelas pertandingan, PPS Ragawaru sukses membawa pulang 18 medali, terdiri dari 2 emas, 5 perak, dan 11 perunggu. Kejuaraan bergengsi ini diikuti puluhan perguruan dari berbagai daerah di Indonesia dengan total peserta mencapai sekitar 1.200 atlet.
Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan seluruh keluarga besar perguruan. Para atlet PPS Ragawaru tampil kompetitif di berbagai nomor, mulai dari kategori usia dini, pra remaja, hingga remaja.
Pelatih PPS Ragawaru, Triana Putri, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas penampilan anak didiknya yang dinilai menunjukkan perkembangan signifikan.
“Dari 19 atlet yang kami turunkan, kami sangat bangga melihat progres mereka di kejuaraan kali ini. Ini menjadi bukti bahwa proses latihan yang dijalani mulai membuahkan hasil,” ujarnya, Minggu (28/12).
Ia juga mendorong para atlet untuk terus meningkatkan disiplin dan intensitas latihan agar mampu meraih prestasi yang lebih tinggi di kejuaraan berikutnya.
“Terus berproses dan giat berlatih. Evaluasi akan terus kami lakukan agar hasil ke depan bisa lebih maksimal,” tambahnya.
Ke depan, PPS Ragawaru juga menyiapkan atlet-atlet berprestasi ini untuk memperkuat daerah dalam berbagai ajang resmi, seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD, SMP, dan SMA, Pekan Olahraga Daerah (Popda), hingga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
“Kami akan terus mengikuti perkembangan regulasi dan sistem penilaian pencak silat, sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda besar tahun 2026,” kata Triana.
Dua medali emas PPS Ragawaru masing-masing dipersembahkan oleh Dzakha Attaya Mustikal di Kelas A Putra Usia Dini 2 dan Kenzi Gibran Maherza pada nomor Tunggal Putra Pra Remaja.
Sementara lima medali perak diraih oleh Winsca Aqeel Tsaniy, Rafael Aurelio Argani, Winsca Attaya Ziyat, Kenzi Gibran Maherza, dan Azura Cahyani di kelas serta nomor berbeda.
Sebanyak 11 medali perunggu disumbangkan oleh Suffandi Yusuf, Saskia Lutfia Nabila, Aqila Septiani, Marhamah Ruqayyah Hamdani, M. Evan Ziggy, Yusuf Altaf Irtiyah, M. Rasyid Hamdani, Maher Mukhbita, Dhuta Rasyafa Mustikal, Zhivana Sania, dan Hafizhatunnisa Rasyadah.
Prestasi ini menjadi penegas eksistensi PPS Ragawaru sebagai salah satu perguruan pencak silat yang terus melahirkan atlet-atlet potensial di Sumatera Barat. (pin)






