METRO BISNIS

Pertamina Tambah Penyaluran BBM Bersubsidi di Sumbar, Bio Solar Naik 10 Persen dan Pertalite 5 Persen

×

Pertamina Tambah Penyaluran BBM Bersubsidi di Sumbar, Bio Solar Naik 10 Persen dan Pertalite 5 Persen

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI—Antrean kendaraan di SPBU.

PADANG, METRO–Mencegah antrean pan­jang di SPBU yang disebabkan meningkatnya kebutuhan masyarakat sejak beberapa hari belakangan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) menambah penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Sumatra Ba­rat (Sumbar).

Hal itu diungkap Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw. Ia menuturkan, penyaluran Biosolar ditingkatkan sekitar 10 persen, sedangkan Pertalite ditambah sekitar 5 persen dibandingkan pe­nyaluran normal.

“Penambahan penya­luran ini dilakukan untuk mengantisipasi mening­katnya kebutuhan ma­sya­rakat terhadap BBM bersubsidi. Meningkatnya pem­belian BBM bersubsidi dipicu adanya kenaikan harga BBM non subsidi,” ujar Fahrougi, Rabu (1/7/6).

Menurutnya, kepadatan kendaraan yang terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sumbar bukan disebabkan oleh pengurangan kuota ataupun gangguan pasokan BBM, melainkan meningkatnya konsumsi, terutama untuk Biosolar dan Pertalite.

Baca Juga  PLN Siapkan Sistem Listrik Hijau dan Canggih untuk Istana Kepresidenan di IKN

Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya aktivitas pengisian kendaraan angkutan ba­rang, logistik, maupun kendaraan masyarakat di se­jumlah SPBU, sehingga memicu antrean pada jam-jam tertentu. Selain itu, kepadatan juga dipengaruhi adanya jeda waktu antara habisnya stok di SPBU de­ngan kedatangan mobil tang­ki yang membawa pasokan berikutnya.

“Situasi tersebut merupakan bagian dari dinamika operasional distribusi BBM di lapangan,” katanya.

Fahrougi memastikan stok BBM di terminal dalam kondisi aman dan distribusi ke seluruh SPBU di Sumbar tetap berlangsung se­tiap hari.

“Kondisi tersebut bukan disebabkan oleh gangguan pasokan maupun pengu­rangan kuota BBM. Stok BBM di terminal dalam kondisi aman dan pengiriman ke SPBU tetap dilakukan setiap hari,” tegasnya.

Baca Juga  PLN Terus Kebut Siang Malam Perbaiki Jalur Listrik Langsa-Pangkalan Brandan, Penopang Pemulihan Kelistrikan Aceh

Untuk mendukung penambahan penyaluran ter­sebut, Pertamina me­ngoptimalkan distribusi dari terminal BBM, memaksimalkan armada mobil tangki, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh lembaga penyalur agar pasokan segera diterima SPBU.

Terkait informasi mengenai penyaluran Pertalite bagi nelayan di wilayah Padang Pariaman, Perta­mina menyatakan masih melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan SPBU serta pihak terkait untuk memastikan kondisi di lapangan.

“Setiap informasi yang diterima akan kami tindak lanjuti untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tetap berjalan sesuai ketentuan, termasuk bagi nelayan yang telah memiliki surat rekomendasi sesuai peraturan yang berlaku,” tutup Fahrougi. (*)