PARIWARA

Peringatan HUT Kabupaten Pasbar ke 18 Tahun 2022, Bergerak Cepat Melakukan Pemulihan Ekonomi

×

Peringatan HUT Kabupaten Pasbar ke 18 Tahun 2022, Bergerak Cepat Melakukan Pemulihan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Bupati Pasbar H Hamsuardi saat menyampaikan pidato di acara rapat paripurna HUT Pasbar yang ke-18, Jumat (7/1).

Tepat, pada Jumat 7 Januari tahun 2022, Kabupaten Pa­saman Barat (Pasbar), telah berusia 18 tahun. Hal ini, ditandai dengan Rapat Paripurna Istimewa ke I DPRD Pasbar yang dipimpin Ketua DPRD, Erianto di aula kantor DPRD Pasbar, kemarin.

Peringatan HUT Pasbar ke -18 yang bertema “Pasaman Barat Agamis, Sehat dan Maju melalui pembangunan ber­keadilan dan SDM berkualitas” tersebut, dihadiri Gubernur Sumbar yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sumbar Devi Kurnia­wan, Bupati Pasbar H Hamsuardi, Wakilnya H  Risnawanto, anggota DPRD, Bupati Pasaman Beni Utama, Sekda Agam Edi Busti, mantan Bupati Pasbar serta kepala OPD, tokoh politik, tokoh agama dan peserta sidang lainnya.

Pada kesempatan itu, Asisten Bidang Pemerintah dan Kesra Setdaprov Sumbar, Devi Kurnia menekankan, untuk bergandengan tangan dalam pem­bangunan. Selain itu, ia juga menyampaikan  beberapa persoalan pembangunan yang telah dicapai Pasbar dan langkah yang akan dilakukan ke depan.

“Pada saat ini kita berada dalam kondisi pelaksanaan tatanan kehidupan new normal. Pada saat yang bersamaan kita harus bergerak cepat melakukan pemulihan eko­nomi dengan melakukan pe­dekatan dan trobosan pada sektor yang terdampak Covid-19. Saya yakin dan percaya Pemerintah Daerah Pasbar bersama dengan DPRD, Forkopimda, OPD serta dukungan segenap lapisan masyarakat akan mampu menjawab seluruh tantangan tersebut,” kata Devi Kunia.

Dikatakan Devi, pembangunan daerah saat ini memang mengalami berbagai kendala, namun pe­nyelamatan masya­rakat harus menjadi perhatian utama mes­kipun pertemuan fisik antar masya­ra­kat dibatasi namun solidaritas semakin berkembang.

Kabupaten Pasbar,  sejatinya merupakan implementasi nyata dari pemberlakuan otonomi dae­rah di Indonesia. Ka­bupaten ini meme­karkan diri dengan payung hukum Undang-undang (UU) No. 38/2003 tentang Pembentukan Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pasbar di Provinsi Sumbar dan mulai efektif terhitung, tanggal 7 Januari 2004.

Baca Juga  Karyawan PDAM Laksanakan Workshop Manajemen Risiko, Menuju PDAM Sehat, Lakukan Evaluasi Bersama BPK dan Bupati Padangpariaman

“Kabupaten Pasbar sebagai bagian dari keluarga besar Provinsi Sumbar, tentu bukan perkara yang mudah atau terbentuk secara instan. Namun, telah melalui berbagai tahapan panjang, pemikiran serta kajian mendalam dalam tempo waktu yang tidak singkat. Para penggagas pemekaran Pasbar berkeyakinan bahwa Pasbar mampu,” ujar Devi Kunia.

Ia menambahkan, hari ini, ekonomi boleh mengalami kontraksi, tapi tekad bersama jelas akan kembali bangkit. Kini saatnya kembali bangkit dan merenda asa, merajut mimpi yang tertunda sesaat karena pandemi Covid-19 ini.

“Kita harus menjawab semua itu dengan inovasi dan karya nyata. Kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinovasi, dan berprestasi, walaupun di tengah pandemi yang masih melanda. Mari kita tunjukan bahwa, masyarakat Pasbar adalah pribadi-pribadi yang kuat,” ungkap Devi Kurnia.

Apalagi lanjutnya, Pasbar memiliki potensi yang luar biasa sekaligus menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PD­RB), Kabupaten Pasbar adalah sektor perkebunan. Produksi komoditi andalannya yakni kelapa sawit yang tetap tumbuh secara konsisten.

Sementara itu, Bupati Pasbar Hamsuardi mengajak, semua lapisan masya­rakat untuk bahu membahu membangun Kabupaten Pasbar, karena tanpa kerjasama jelas pembangunan tidak akan­ berjalan lancar.

“Saya bersama Bapak Risnawanto meminta dukungan semua pihak agar pembangunan dapat berjalan lancar sesuai dengan apa yang sudah kita rancang di dalam visi misi, baik jangka pen­dek maupun jangka panjang,” kata Hamsiardi.

Di usia yang ke 18 tahun ini, lanjut Hamsuardi, sudah banyak pembangunan yang bisa dirasakan masyarakat, mulai dari Pasbar lahir hingga di usia 18 tahun ini. Sudah banyak tokoh-tokoh yang mendedikasikan dirinya untuk membangun di Kabupaten Pasbar yang dicintai ini.

Baca Juga  Riza Falepi Kepala Daerah yang Inovatif, Sumbar Berjaya

“Kita bisa rasakan dan lihat kemajuan Pasbar hingga se­karang. Namun, memang kita akui masih banyak kekurangan di sana sini, seperti angka kemiskinan yang perlu menjadi perhatian kita bersama, memajukan dunia pendidikan dan lainnya. Untuk itu, saya mohon dukungan semua pihak untuk membangun Kabupaten kita ini ke depan,” ujar Hamsuardi.

Selain itu, Ketua DPRD Pasbar Erianto dalam Rapat Pari­pur­na DPRD, mengatakan bahwa peringatan HUT Pasbar di masa pandemi Covid-19 memang dibatasi. Sehingga HUT Pasbar kali ini tidak semeriah pada tahun-tahun  sebelumnya, namun tidak mengurangi makna dari kegiatan HUT. Karena masih dalam masa pandemi Covid-19 sungguh semua itu sangat terbatas dilaksanakan dengan penuh kesederhanaan. Tentunya dengan pertimbangan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan oleh Pemerintah Pusat.

“Atas nama Pimpinan DPRD Kabupaten Pasbar , perkenankan kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada rekan-rekan DPRD atas Penyelenggaraan Sidang Pari­purna Istimewa ke-l masa si­dang ke-2 pada hari ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pasbar yang ke-18. Semoga penyelenggaraan Sidang Pari­purna istimewa ini dapat menjadi daya ungkit semangat kita dalam membangun Kabupaten Pasbar,” kata Erianto.

Ia menambahkan, peringatan HUT Kabupaten Pasbar yang ke-18 pada tahun ini akan menjadi sangat istimewa ketika para jajaran pemerintahan beserta masyarakat dan seluruh stakeholder, mampu mela­kukan refleksi dan evaluasi. Betapa waktu berganti penuh dengan perjuangan, semangat pengabdian demi mewujudkan cita-cita bersama menjadikan masyarakat Kabupaten Pasbar yang maju dalam segala bidang. (end)