SAWAHLUNTO, METRO—Warga Kecamatan Talawi resah akibat maraknya terjadi kasus pencurian alsintan. Sudah dilaporkan ke Polres Sawahlunto namun hingga sekarang masih dalam penyelidikan dan belum menemukan titik terang. Camat Talawi Ucak Hardian menjelaskan terkait beberapa laporan dari warga di ruang kerjanya Senin (10/8).
“Saat ini warga kami gelisah, secara beruntun dari satu desa ke desa terjadi aksi pencurian berupa alsintan oleh pelaku tindak kriminal yang hingga kini masih belum tertangkap polisi,” rincinya.
Ucak melanjutkan, properti alsintan yang digasak maling tersebut berupa mesin bajak, pompa air, bahkan juga gabah yang baru dipanen. Peristiwa itu terjadi di akhir Juli dan bulan Agustus ini. “Kasus ini sudah dilaporkan ke polisi” kata dia.
Seperti yang terjadi di Desa Batu Tanjung dan 2 kasus pencurian mesin, di Desa Talawi Mudik 2 kasus, Desa Sijantang Koto 1 kasus, dan Desa Bukik Gadang 1 kasus mesin bajak. Modus pencurian tidak membawa seluruh bagian unitnya saja. Pencurinya hanya mengambil mesinnya sementara bagian lain dari unit ditinggalkan secara berantakan.
Semua kasus telah dilaporkan ke Polsek Talawi dan diteruskan ke Polres Sawahlunto. Namun dari semua peristiwa yang terjadi tersebut belum terbongkar otak dibalik pencurian tersebut.
Kasat Reskrim Polres Sawahlunto Iptu Doni Rahmadian saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut berdasarkan laporan. Dia minta masyarakat bersabar karena kasus masih dalam proses penyelidikan. “Kami mohon masyarakat bersabar dulu, karena kami tengah dalam tahapan penyelidikan secara intens dengan mengumpulkan rekaman CCTV yang terdapat dibeberapa titik lokasi dan keterangan-keterangan saksi,” ucap Doni Rahmadian. (pin)






