SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Pemko Terima Bantuan Empat Unit Traktor dari Kementan, Dorong TingkatkanProduksi dan Ketahanan Pangan Daerah

×

Pemko Terima Bantuan Empat Unit Traktor dari Kementan, Dorong TingkatkanProduksi dan Ketahanan Pangan Daerah

Sebarkan artikel ini
BANTUAN TRAKTOR— Kepala DKP3 Kota Sawahlunto Henni Purwaningsih memperlihatkan traktor bantuan dari Kementerian Pertanian yang akan segera disalurkan kepada kelompok tani.

SAWAHLUNTO, METRO–Pemko Sawahlunto, menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan berupa empat unit traktor dari Kementerian Pertanian untuk mendorong peningkatan produksi dan ketahanan pangan daerah. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sa­wahlunto Henni Purwa­ningsih  mengatakan bantuan tersebut dimanfaatkan untuk mempercepat pengolahan lahan dan meningkatkan efisiensi kerja petani. “Pemanfaatan alat mesin pertanian ini menjadi langkah untuk menjawab keterbatasan tenaga kerja sekaligus mempercepat siklus tanam dan panen,” jelasnya.

Dikatakan Henni, peng­gunaan traktor diharapkan dapat me­ning­katkan hasil produksi pertanian secara lebih optimal. “Dengan mekanisasi, proses pengolahan lahan menjadi lebih cepat sehingga berdampak pa­da peningkatan pro­duksi,” ujarnya.

Pemko menargetkan bantuan tersebut mampu mendorong peningkatan produksi sekaligus menjaga ketersediaan pangan di tingkat lokal. Selain itu, dukungan alat produksi juga dinilai dapat membantu meningkatkan pen­dapatan petani melalui efisiensi biaya dan waktu pengolahan lahan.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyatakan bantuan tersebut men­jadi bagian dari pe­nguatan sektor pertanian sebagai penopang keta­hanan pangan daerah. “Pen­tingnya pendampi­ngan dari dinas terkait kepada kelompok tani dalam penggunaan alat mesin pertanian agar pemanfaatannya optimal,” kata Riyanda.

Baca Juga  Hadapi Porprov XVI Sumbar, Perbasi Sawahlunto Siapkan Atlet

Wali Kota juga me­ngingatkan agar pengawasan dan perawatan trak­tor dilakukan secara konsisten sehingga alat tersebut dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu lebih panjang. “Sinergi antara pemerintah pusat dan dae­rah menjadi kunci dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus menjaga stabilitas ke­tersediaan pa­ngan,” tutur Riyanda. (pin)