SOLOK, METRO–Proyek revitalisasi taman Syech Kukut, Kota Solok menjadi perhatian banyak pihak. Di saat pemerintah menerapkan efisiensi anggaran di tahun 2026 ini, sepertinya Pemko Solok menilai proyek revitalisasi taman ini menjadi sangat penting. Dengan dalih membawa konsep taman yang sangat berbeda dari taman sebelumnya, Pemko Solok pun mengucurkan anggaran sebesar Rp.14 miliar demi terujudnya proyek revitalisasi taman Syech Kukut ini.
Proyek revitalisasi taman ini juga menarik perhatian Pimpinan dan anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solok. Hal ini terlihat ketika mereka melakukan kunjungan lapangan ke lokasi Revitalisasi Taman Syech Kukut, Kota Solok.
Kedatangan rombongan wakil rakyat ini guna memastikan proyek infrastruktur daerah berjalan tepat mutu dan tepat waktu. Peninjauan langsung ini dilakukan juga untuk mengawal progres fisik pembangunan ikon kota yang tengah digarap oleh Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Kunjungan kerja pengawasan ini difokuskan untuk memastikan seluruh tahapan rekonstruksi berjalan lurus sesuai perencanaan, memenuhi spesifikasi teknis yang disepakati, serta mematuhi linimasa jadwal yang telah ditetapkan. Di lokasi proyek, rombongan legislator Komisi II didampingi langsung oleh jajaran Dinas PUPR Kota Solok, tim konsultan pengawas, serta pihak kontraktor pelaksana.
Ketua Komisi II DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng, menggarisbawahi bahwa aspek kualitas struktur dan estetika tidak boleh dikorbankan demi mengejar durasi. Hasil akhir revitalisasi ini harus benar-benar memberikan nilai manfaat jangka panjang bagi estetika kota dan kenyamanan masyarakat.
Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kota Solok, Afrizal, menyambut baik fungsi pengawasan melekat yang dijalankan oleh jajaran legislatif. Menurutnya, kehadiran dewan menjadi motor penggerak transparansi proyek.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan lapangan dari Ketua dan Anggota Komisi II DPRD Kota Solok di proyek Revitalisasi Taman Syech Kukut ini. Monitoring bersama ini adalah bentuk sinergi yang sangat baik dalam mengawal pembangunan daerah. Dengan pengawasan ketat ini, kami optimis pengerjaan dapat terus berjalan sesuai target waktu, taat spesifikasi teknis, dan menghasilkan kualitas bangunan yang prima. Target kami adalah menyajikan ruang publik yang nyaman, aman, dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh masyarakat,” ujar Afrizal.
Proyek penataan kawasan hijau di pusat Kota Solok ini diharapkan dapat rampung tanpa kendala berarti. Kehadiran wajah baru Taman Syech Kukut nantinya tidak hanya mempercantik lanskap perkotaan, tetapi juga mampu mendongkrak indeks kebahagiaan serta produktivitas komunitas lokal. (vko)






