METRO SUMBAR

Pasca Ditinjau Gubernur, Tiga Alat Berat Mulai Normalisasi Sungai di Lokasi Banjir Kuranji

×

Pasca Ditinjau Gubernur, Tiga Alat Berat Mulai Normalisasi Sungai di Lokasi Banjir Kuranji

Sebarkan artikel ini
PENGERUKAN— Dua unit alat berat berjibaku membersihkan sisa sisa banjir di kawasan Batang Guo, Belimbing, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji.

PADANG, METRO –Instruksi Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah untuk segera melakukan pe­nanganan di lokasi terdampak banjir di kawasan Batang Guo, Belimbing, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, langsung ditindaklanjuti. Sebanyak tiga unit alat berat mulai bekerja sejak Selasa (4/8) malam untuk menorma­lisasi aliran sungai yang berubah jalur akibat derasnya arus banjir.

Dua unit alat berat dikerahkan oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumbar, sedangkan satu unit lainnya merupakan berasal dari Pemerintah Kota Padang. Ketiga alat berat tersebut difokuskan untuk membuka kembali jalur aliran sungai yang bergeser akibat banjir sehingga aliran air kembali ke jalur semula dan akses jalan masyarakat yang sempat terputus dapat segera difungsikan kembali.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumbar, Rifda Suriani mengatakan pengerahan alat berat merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Mahyeldi saat meninjau lokasi banjir pada Selasa (4/8) siang. Sesuai instruksi tersebut, tim langsung bergerak agar proses penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Baca Juga  Penyampaian Informasi Lewat Media Tradisional masih Efektif

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kami telah mengerahkan dua unit alat berat milik Dinas SDABK dan satu unit alat berat dari Pemerintah Kota Padang ke lokasi, ketiga alat berat tersebut telah mulai bekerja sejak tadi malam,” ujar Kadis SDABK Sumbar, Rifda Suriani di Padang, Rabu (5/8).

Ia menjelaskan, perubahan jalur sungai akibat derasnya arus banjir menyebabkan air melintasi badan jalan dan mengganggu mobilitas warga. Karena itu, proses norma­lisasi menjadi langkah yang harus segera dilakukan untuk mengurangi risiko banjir susulan sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat.

“Prioritas kami saat ini adalah mengembalikan aliran sungai ke jalur semula dengan membersihkan material yang menghambat aliran air. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dan kami optimistis akses masyarakat dapat segera kembali normal,” tambahnya.

Baca Juga  Berturut-turut, Wako Fadly Amran Terima Penghargaan Nirwasita Tantra Dua Kategori

Sebelumnya, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah meninjau langsung lokasi banjir di kawasan Batang Guo, Kecamatan Kuranji. Dalam ke­sempatan tersebut, Gubernur menginstruksikan Dinas SDABK segera mengerahkan alat berat sebagai langkah cepat me­mulihkan aliran sungai dan mencegah dampak bencana semakin meluas.

Selain normalisasi sungai, Pemprov Sumbar bersama Pemerintah Kota Padang juga terus melakukan penanganan darurat melalui koordinasi lintas perangkat daerah, termasuk pendataan kerusakan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, serta percepatan pe­mulihan infrastruktur yang terdampak banjir.

Rifda menegaskan, sesuai komitmen Gubernur, Pemprov Sumbar akan me­mastikan penanganan di lapangan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar pulih, sehingga ma­syarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman seperti sediakala. (fan)