METRO SUMBAR

Pasaman Terima Mobil Kebencanaan dari BNPB

×

Pasaman Terima Mobil Kebencanaan dari BNPB

Sebarkan artikel ini
MOBIL OPERASIONAL— Bupati Pasaman Welly Suhery menerima mobil operasional penanggulangan bencana dari BNPB, di Rumah Dinas Bupati Pasaman, Minggu (14/12) .

PASAMAN, METRO–Penguatan koordinasi lintas sektor terus dilakukan Bupati Pasaman Welly Suhery, dalam penanganan kebencanaan. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman menerima hibah satu unit mobil pikap dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Mobil operasional penanggulangan bencana tersebut tiba di Rumah Dinas Bupati Pasaman, Minggu (14/12) sekitar pukul 22.00 WIB, diangkut menggunakan truk gendong. Kendaraan ini akan memperkuat armada BPBD Kabupaten Pasaman dalam penaganan kebencanaan.

Bupati Pasaman Welly Suhery mengatakan, hibah ter­sebut merupakan hasil koordinasi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman dengan pemerintah pusat, khususnya BNPB.

Baca Juga  Sekda Tinjau TC Kafilah MTQ Kota Solok

“Alhamdulillah, upaya koordinasi yang kita bangun membuahkan hasil. Mobil ini akan sangat membantu BPBD dalam mempercepat penanganan bencana di lapangan,” ujar Welly.

Bupati menegaskan, Ka­bupaten Pasaman termasuk wilayah yang rawan bencana, sehingga dukungan sarana dan prasarana menjadi kebutuhan mendesak di da­erah ini.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui BPBD Pasaman mengajukan permohonan pemberian hibah kepada BNPB dengan surat bernomor 360/1057/BPBD/2025. Dalam surat tersebut, diajukan empat jenis bantuan logistik dan peralatan, salah satunya kendaraan operasional jenis pikap. Ada juga 3 unit mesin chainsaw (gergaji mesin) ukuran besar dan sedang.

Baca Juga  Bupati Kunjungi Korban Kebakaran di Kampung Baru Alahan Mati

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Pasaman, Desrianti, menyampaikan bahwa bantuan tersebut tidak lepas dari sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Menurutnya, mobil pikap kebencanaan itu akan segera difungsikan untuk distribusi logistik, mobilisasi personel, serta penanganan darurat di wilayah terdampak ben­cana.(ped/rel)