METRO SUMBAR

Padang Panjang Dipilih Kementerian Ekraf jadi Lokasi Workshop Fashion

×

Padang Panjang Dipilih Kementerian Ekraf jadi Lokasi Workshop Fashion

Sebarkan artikel ini
AUDIENSI— Ketua Dekranasda Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, saat pertemuan dengan Direktorat Fashion Kemenekraf yang dipimpin Maudy melakukan survei dan audiensi, di Hotel Rang Kayo Basa, Kamis (6/8).

PDG. PANJANG, METRO–Potensi ekonomi kreatif subsektor fashion di Kota Padang Panjang men­da­pat perhatian Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenekraf). Kota ini ditunjuk sebagai salah satu daerah pe­laksa­naan Program Work­shop Pengembangan Sek­­tor Fa­shion untuk mem­perkuat kapasitas pelaku industri kreatif sekaligus mendorong produk fashion lokal semakin berdaya saing.

Sebagai tindak lanjut penunjukan tersebut, tim Direktorat Fashion Kemenekraf yang dipimpin Mau­dy melakukan survei dan audiensi dengan Ketua Dekranasda Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, di Hotel Rang Kayo Basa, Kamis (6/8).

Dalam audiensi tersebut, Ny. Maria yang juga Ketua Pegiat Pendidikan Ekonomi Kreatif (PPEKRAF) Sumatera Barat menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kemenekraf kepada Padang Pan­jang.

Menurutnya, program workshop tersebut menjadi kesempatan penting bagi pelaku fashion lokal untuk me­ningkatkan pe­nge­ta­huan, keterampilan, dan kemampuan dalam me­ngembangkan karya yang memiliki nilai eko­no­mi.

Baca Juga  Perbaiki Jaringan Irigasi di Bandar Gadang Bonjol, Kabupaten Pasaman

“Desainer-desainer ki­ta di Padang Panjang masih membutuhkan bimbingan dan tambahan ilmu. Karena itu, kami sangat mengapresiasi program dari Kemenekraf ini. Mudah-mudahan workshop ini bisa menjadi ruang bagi mereka untuk belajar dan meningkatkan kemam­puan,” ujarnya.

Ia mengatakan, subsektor fashion memiliki peluang besar untuk dikem­bangkan di Padang Panjang karena dapat dikolaborasikan dengan kekayaan budaya dan kreativitas lokal.  Pengembangan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan karya yang menarik, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi produk daerah.

Ia berharap workshop nantinya dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada para pelaku fashion, mulai dari pe­ngem­bangan desain, pe­ning­katan kualitas pro­duk, penguatan identitas, hingga strategi memperluas pemasaran.

Baca Juga  Bupati Hendrajoni Sambut Hangat Silaturahmi Kapolres Pessel dan PJU

Sementara itu, Maudy bersama tim Direktorat Fashion Kemenekraf mela­kukan peninjauan terha­dap berbagai potensi dan kesiapan Kota Padang Panjang sebagai lokasi pelaksanaan workshop.

Survei tersebut mencakup dukungan Pemerintah Daerah, keberadaan komunitas dan pelaku eko­nomi kreatif, serta kesiapan sarana dan prasarana yang dapat menunjang pelaksanaan kegiatan. Hasil peninjauan akan menjadi ba­han bagi Kemenekraf da­lam memastikan program dapat dilaksanakan secara optimal.

Program Workshop Pe­ngem­bangan Sektor Fashion­ diharapkan menjadi ruang peningkatan kapasitas sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi desainer dan pelaku usaha fashion di Padang Panjang. (rmd)