METRO SUMBAR

Musim Baru Super League 2005/2006, Semen Padang FC Rilis Jersey Anyar Bernuansa Minangkabau

×

Musim Baru Super League 2005/2006, Semen Padang FC Rilis Jersey Anyar Bernuansa Minangkabau

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO–Menyambut kompetisi Super League musim 2025/2026, Semen Padang FC (SPFC) resmi meluncurkan jersey terbaru mereka yang sarat filosofi dan budaya Minangkabau.

Peluncuran ini tak sekadar memperkenalkan kostum tanding baru, tetapi juga menjadi simbol identitas, kebanggaan, dan semangat perjuangan tim Kabau Sirah.

Warna merah tetap men­dominasi jersey utama. Warna ini melam­bang­­kan keberanian, ke­kuatan, dan semangat tak kenal lelah khas Semen Padang FC.

Corak jackquart “Tan­duak Kabau” tampil menonjol di bagian depan dan belakang, menjadi lambang keteguhan dan semangat pantang menye­rah yang diwariskan sejak klub berdiri.

Tak hanya itu, filosofi “Itiak Pulang Patang” turut diangkat dalam elemen desain. Filosofi ini menggambarkan semangat kebersamaan dan kerja ke­ras tanpa mengenal lelah untuk menggapai tujuan—mengantarkan prestasi kembali ke rumah, yakni Ranah Minang.

Baca Juga  Tunda DPT, Percepat Pembuatan e-KTP

Jersey alternatif hadir dalam balutan warna ku­ning yang menggambarkan harapan dan optimisme tinggi. Seperti pada jersey utama, motif “Tanduak Kabau” tetap dipertahankan sebagai simbol konsistensi dalam semangat perjuangan.

Detail khas Minangkabau lainnya, yakni “Kaluak Paku,” turut dihadirkan, yang melambangkan kete­guhan hati dan kekuatan menghadapi setiap tanta­ngan.

Warna hitam juga dihadirkan sebagai aksen detail pada kedua jersey. Warna ini mengandung makna kearifan dan kebijaksa­naan, senafas dengan filo­sofi bendera kebesaran Minangkabau, “Marawa.”

Tak berhenti di sana, inspirasi desain juga datang dari Rumah Gadang—ikon arsitektur Minangkabau yang menjadi simbol kekuatan dan kebersama­an.

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Sambut Delegasi Malaysia, Bahas Penguatan Ekonomi dan Promosi Rendang Minang

Filosofi ini sejalan de­ngan semangat tim: tumbuh dari tanah Minang, menjadi rumah kebanggaan bersama bagi seluruh masya­rakat.

Simbol Kabau, sebagai maskot klub, tetap menjadi bagian penting dari desain. Kabau melambangkan kesetiaan, kekuatan, dan kemenangan dalam falsafah tambo Minangkabau, “Manangkabau.”

Dengan desain yang penuh nilai budaya ini menegaskan bahwa perjua­ngan mereka bukan sekadar demi kemenangan di lapangan, tapi juga demi mengharumkan nama Ranah Minang. Lebih dari sekadar klub, Kabau Sirah adalah identitas dan kebanggaan seluruh Urang Awak. (*)