METRO BISNIS

Mulai 1 Agustus 2026, Pertamina Patra Niaga  Turunkan Harga Pertamax di Wilayah Sumbagut

×

Mulai 1 Agustus 2026, Pertamina Patra Niaga  Turunkan Harga Pertamax di Wilayah Sumbagut

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI—Konsumen melakukan pembelian BBM Pertamax.

PADANG,METRO–PT Pertamina Patra Ni­a­ga Regional Sumbagut kembali melakukan penyesuaian harga berkala Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-Subsidi yang berlaku efektif mulai 1 Agustus 2026. Penyesuaian harga ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan perusahaan yang mengacu pada ketentuan dan arahan pemerintah, de­ngan tetap mem­pertim­bang­kan per­kembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta daya beli masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Pertamina dalam menghadirkan pro­duk energi yang kompetitif sekaligus menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat.

“Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi merupakan evaluasi berkala yang dilakukan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku serta mempertimbangkan dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Melalui pe­nyesuaian ini, Pertamina Patra Niaga berharap ma­syarakat dapat memperoleh produk BBM berkualitas dengan harga yang semakin kompetitif, seiring dengan komitmen kami untuk terus menjaga keandalan pasokan dan pelayanan energi di seluruh wilayah Sumbagut,” ujar Fahrougi.

Baca Juga  Widodo Mekanik Isuzu yang Diakui Dunia

Untuk wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, harga BBM Non-Subsidi yang berlaku mulai 1 Agustus 2026, Pertamax Turbo turun dari Rp19.750 per liter menjadi Rp18.700 per liter dan Pertamax (RON 92) turun dari Rp16.650 per liter menjadi Rp16.300 per liter.

Sementara itu, untuk wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga BBM Non-Subsidi yang berlaku mulai 1 Agustus 2026, Pertamax Turbo turun dari Rp20.150 per liter menjadi Rp19.100 per liter dan Pertamax (RON 92) turun dari Rp17.000 per liter menjadi Rp16.650 per liter.

Khusus untuk kawasan Free Trade Zone (FTZ), penyesuaian harga juga berlaku untuk produk Pertamax (RON 92) dan Pertamax Turbo. FTZ Sabang: Pertamax (RON 92) turun dari Rp15.250 per liter menjadi Rp14.950 per liter. FTZ Batam,Pertamax (RON 92) turun dari Rp15.500 per liter menjadi Rp15.150 per liter dan Pertamax Turbo turun dari Rp18.350 per liter menjadi Rp17.400 per liter.

Baca Juga  Dukung Kemajuan Masyarakat Kepulauan di Sulawesi Selatan, Layanan SuperSUN PLN, Inovasi Listrik Bersih 24 Jam

Fahrougi menambahkan bahwa Pertamina Pa­tra Niaga Regional Sumbagut terus memastikan ketersediaan stok BBM di seluruh wilayah operasional tetap dalam kondisi aman sehingga masyarakat da­pat memperoleh layanan energi secara optimal.

“Dengan penyesuaian harga ini, masyarakat dapat menikmati produk BBM berkualitas Pertamina de­ngan harga yang lebih kom­petitif. Kami juga me­ngimbau masyarakat untuk mem­beli BBM sesuai dengan kebutuhan serta memilih produk yang sesuai dengan spesifikasi kendaraannya,” tutup Fah­rougi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135 atau mengakses media sosial resmi @per­ta­mi­na_sum­bagut. (rgr/rel)